logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 12 Agustus 2002 Sala  
Line

Tersangka Pembunuh Bayi Masih Dirawat

SOLO - Sejak terungkapnya pembunuhan bayi yang dilakukan orang tuanya sendiri, kasus itu terus diusut pihak kepolisian. Sumiyati (30) yang diduga membunuh anaknya di Perumnas Jl Pelangi Raya 15, Jebres, Jum'at (9/8) lalu, kini dinyatakan sebagai tersangka.

Hanya saja, meski pembunuhan itu terbongkar dan tersangka sempat diperiksa di Polresta Surakarta, proses pengusutan belum tuntas, karena tersangka masih di rumah sakit akibat pendarahan. ''Hingga kemarin tersangka dalam kondisi masih lemah dan dirawat di RS Panti Waluyo,'' kata Kapolresta AKBP Drs Bambang Hermanu SH MM didampingi Wakasat Serse, Iptu Edi Sulistiyanto SE.

''Sejumlah saksi, baik dari warga, ketua RT maupun dokter Cipto (majikan tersangka-red) telah kami mintai keterangan,'' paparnya.

Berbagai keterangan, termasuk hasil otopsi dari dokter yang menangani mayat bayi itu, kata Kapolresta, mengindikasikan pembunuhan tersebut disengaja. ''Hanya saja tempat persisnya kasus pembunuhan itu dilakukan belum terungkap, meski ada dugaan bayinya dibunuh di WC,'' terangnya.

Kapolresta mengatakan, setelah kasus ini terungkap dan menetapkan Sumiyati sebagai tersangka, pihaknya akan memanggil kekasih gelap tersangka bernama JS (32), warga Boyolali.

Setelah diberitakan (Suara Merdeka, 10/8) warga Perumnas Mojosongo, Jebres digemparkan adanya pembunuhan bayi di Jalan Pelangi Raya 15. Dugaan sementara, tersangka nekat melakukan perbuatan itu untuk menutupi aib, karena bayi yang lahir merupakan hasil hubungan gelap dengan JS.

Berdasarkan keterangan dari pihak RS, Sumiyati sempat menjalani kuret kandungan agar perdarahan bisa terhenti. Sementara dokter Cipto, saat berada di Mapolresta Surakarta mengatakan, Sumiyati tidak pernah berterus terang mengenai kandungannya.

Tersangka baru berterus terang setelah diamankan polisi, serta mengaku anak yang dilahirkan merupakan hubungan gelap dengan JS. ''JS sendiri juga pernah menjadi karyawan kami. Namun dia sudah tidak bekerja lagi,'' katanya. (G11-17)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA