logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 12 Agustus 2002 Sala  
Line

Wayangan Pemkot Tetap di Mangkubumen

SOLO- Hiburan gratis panggung terbuka wayang kulit HUT Ke-57 RI yang diselenggarakan Pemkot Solo akhirnya ditetapkan di lapangan Mangkubumen, Kottabarat.

Selain itu, pentas yang semula dijadwalkan tiga malam berturut-turut mulai 18 Agustus terpaksa berkurang semalam, sebab Ki Ir Warseno Slenk MSi mengundurkan diri.

''Jadwal saya yang kosong tinggal 19 Agustus, padahal Mas Anom (Ki Anom Suroto-Red) bisanya hanya hari itu. Ya sayalah yang mengalah dan mundur, karena alternatif lain yang berurutan harinya juga tidak ada. Jadwal saya pun sudah padat,'' ungkap Ki Ir Warseno Slenk MSi kepada Suara Merdeka, kemarin.

Selain pengunduran diri dalang muda itu, tempat pementasannya tidak jadi berubah. Seperti diberitakan, semula panitia akan mengalihkan rencana pentas itu dari lapangan Mangkubumen ke Pura Mangkunegaran, sebab lapangan itu sedang dalam perbaikan. Namun, belakangan diputuskan kembali ke rencana semula karena lapangan itu bisa dipakai.

Ketua Kadin Drs Hardono selaku panitia pentas wayang itu mengemukakan, lapangan Mangkubumen sudah bisa dimanfaatkan untuk pentas. Tetapi, dalang yang akan menyajikan hanya Ki GPH Benowo pada 18 Agustus dan Ki Anom Suroto malam berikutnya.

''Namun, pementasan wayang di Pura Mangkunegaran hasil kerja sama Suara Merdeka dengan Kadin juga menjadi kelanjutan hiburan terbuka tujuh belasan itu lantaran kami menginginkan demikian.''

Hal itu juga dibenarkan Ki Anom Suroto. Dia mengaku sudah dihubungi kembali panitia. Dia mengungkapkan, pentas tujuh belasan yang diprakarsai Pemkot itu tinggal dua malam saja, tetapi pentas yang diprakarsai Suara Merdeka dengan menampilkan Ki Purbo Asmoro pada 26 Agustus bisa menjadi rangkaian untuk keperluan tersebut.

Bervariasi

Kabid Pemberdayaaan Asosiasi dan Usaha Kadin Haryanto Gareng selaku Ketua Penyelenggara Gebyar Merdeka 2002 menjelaskan, kegiatan yang akan digelar di Pura Mangkunegaran bervariasi. Mulai dari wayang kulit, hiburan musik OM Ken Dedes (Solo) hingga musik campursari dan tari-tarian koleksi Sanggar Suryo Sumirat pimpinan GPH Herwasto Kusumo.

Kepala Biro Pariwisata Pura Mangkunegaran KRMT Trenggono mengungkapkan, pementasan wayang, musik, dan tari-tarian akan memanfaatkan tempat di topengan dan halaman Pamedan Pura Mangkunegaran.

Selain memeriahkan peringatan HUT Ke-57 RI, sekaligus untuk mangayubagya ultah KGPAA Mangkunagoro IX yang genap 51 tahun pada 20 Agustus.

''Selain di Pura Mangkunegaran, kami juga ikut mendukung Derap Indonesia Merdeka di Pagelaran Keraton Surakarta yang juga menampilkan OM Ken Dedes. Acaranya digelar 21-26 Agustus,'' tutur M Harno AR, pimpinan Media Artha Advertising yang akan bergabung dengan Suara Merdeka dalam beberapa kegiatan itu.(won-42j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA