
| Senin, 12 Agustus 2002 | Olahraga |
Atlet Paralayang Jatim Akan Pindah ke KaltimMALANG-Hijrahnya beberapa atlet paralayang Jawa Timur ke Kalimantan Timur mewarnai persiapan PON XVI 2004 di Palembang. Dengan dalih tidak adanya perhatian dari pengda terhadap perkembangan mereka dan tidak adanya upaya pencegahan dari KONI Jatim, empat atlet memantapkan tekad untuk pindah. Mereka adalah Sugeng Santosa, Samsul, M Sofyan, dan Yustira Ramadhani. Menurut Wakil Ketua Pengda Paralayang Thomas, sebenarnya rencana itu sudah lama. Hal tersebut disebutnya tidak lepas dari adanya atlet di cabang ini yang berkeinginan untuk tetap menjadi atlet, meski sebenarnya yang bersangkutan sudah mengantongi sertifikat sebagai instruktur. Tingkat persaingan untuk menentukan wakil Jatim ke PON XVI mendatang memang cukup berat, karena memang cukup banyak atlet potensial. Rencana pindahnya mereka ke daerah lain memang terkesan dibiarkan, karena tingkat persaingan di daerah ini menjadi berkurang. Parasut Gambaran banyaknya atlet daerah ini terlihat pada ''Bromo Trekking'' yang diselenggarakan Wing II Paskhas Lanud Abdurachman Saleh di Gunung Batok dan Gunung Bromo. Saat dilangsungkan kejuaraan terbuka se-Indonesia di Batu Malang, peserta dari Jatim juga cukup banyak. "Di sini mereka juga tidak punya parasut sendiri. Di tempat baru, mereka akan mengajukan semacam proposal. Mereka mau memperkuat daerah baru asal kebutuhannya dicukupi, termasuk pengadaan parasut,''ujar Thomas. Dia mengatakan, ada semacam simbiose mutualistis. Daerah lain membutuhkan atlet untuk meraih medali emas dan bagi atlet pindahan kebutuhannya bakal terpenuhi. Mereka yang berencana pindah menilai, KONI Jawa Timur kurang memberi perhatian, padahal daerah lain sudah menjanjikan beragam janji menggiurkan. Termasuk uang pindah jutaaan rupiah ditambah gaji tetap setiap bulan yang juga mencapai jutaan rupiah. Di Jatim, Pemerintah Kota Batu sebenarnya menunjang pengembangan paralayang. Di Gunung Banyak, yang terletak di atas Taman Wisata Songgoriti, sudah dibangun tempat pemberangkatan peralayang. Di bawahnya sudah disiapkan lahan untuk pendaratan ditunjang fasilitas yang tergolong lengkap untuk olahraga dirgantara ini.(jo-22t) |