logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 12 Agustus 2002 Jawa Tengah - Pantura  
Line

"Tarif Kami Masih Rendah"

BANYAK hal yang layak dibahas menyangkut usulan kenaikan tarif kesehatan RSU Kardinah yang diajukan ke DPRD. Menurut direktur rumah sakit itu dr H Makmur Santoso MARS, pihaknya memang sangat sulit bertahan dengan tarif lama.

Tarif lama yang ditetapkan, sudah bertahan sekitar 15 tahun. Itu bila melihat Perda Nomor 1 Tahun 1987 tentang Pelayanan RSU Kardinah dan Pusat Kesehatan Masyarakat Kotamadya Tegal. Perda itu disahkan oleh Gubernur Jateng Nomor 188.3/58/1987 dan diundangkan dalam Lembaran Daerah Kotamadya Tegal Tahun 1987 Nomor 1.

Jika melihat tarif lama dan yang dikenakan rumah sakit daerah tetangga seperti Brebes, Slawi dan Pemalang, kata dr Makmur, masih lebih rendah.

"Nah, apalagi dengan usulan kenaikan yang diajukan ke Dewan. Tarif kita tetap masih lebih rendah. Saya perkirakan masih terjangkau oleh masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya," paparnya.

Dia mengakui, keuntungan yang diperoleh dengan mematok rendah adalah rumah sakitnya banyak diminati warga kota dan daerah sekitarnya.

"Tapi melihat harga-harga sudah melambung tinggi dan rumah sakit kita sudah berubah jadi unit swadana, sampai kapan kita bisa bertahan? Tentu perlu penyesuaian," tuturnya.

Jadi Rujukan

Di sisi lain, kata dia, sejumlah tenaga ahli yang dimiliki dan peralatan canggih yang ada tentu membutuhkan dana tidak sedikit. Bagaimanapun juga, tenaga ahli seperti dokter spesialis, apalagi merupakan satu-satunya di Karesidenan Pekalongan, tentu harus dihargai sewajarnya.

Demikian juga keberadaan peralatan canggih semacam CT Scan dan ruangan yang bagus, butuh anggaran perawatan yang tidak sedikit. Pada kondisi sekarang, kata dia, tarif lama tentu tidak banyak membantu.

Sampai saat ini, kata dia, rumah sakitnya mempekerjakan sebanyak 23 dokter spesialis dibantu 10 dokter umum, 140 perawat, 98 tenaga kesehatan dan 187 tenaga kerja lainnya.

"Dengan kondisi seperti itu rumah sakit ini dapat menjadi rujukan bagi rumah sakit lain, terutama di daerah sekitarnya," ujar Makmur.

Menurutnya pelayanan rumah sakit harus terus ditingkatkan agar bisa menjadi rujukan. Pihaknya sudah melakukan beberapa pembenahan. Hal itu ditunjukkan dengan akreditasi yang telah diperoleh.

Kenaikan, lanjut dia, tidak berarti jika tidak diikuti dengan peningkatan pelayanan. Pelayanan yang bagus akan menimbulkan kesan yang baik. "Semuanya terus dibenahi."(Riyono Toepra-70)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA