logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 12 Agustus 2002 Jawa Tengah - Muria  
Line

Hujan Hambat Kebakaran Hutan

MAGELANG- Kawasan Gunung Merbabu mulai diguyur hujan. Hujan yang turun Kamis sore (8/8) disambut perasaan lega tidak hanya oleh petugas Perhutani KPH Kedu Utara, tapi juga KPH Surakarta yang sebagian wilayah hutannya sejak beberapa hari lalu terbakar.

''Minimal turunnya hujan bisa menghambat meluasnya kebakaran karena tanah menjadi basah,'' kata Ir Edy Purwadi, Asper Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa yang wilayahnya membawahi areal hutan di Gunung Merbabu.

Didampingi Kaur Humas KPH Kedu Utara Yudi Noviar, saat ditemui kemarin dia menjelaskan, kawasan yang terbakar berada di sekitar puncak gunung yang merupakan hutan lindung. Rumput dan ilalang di tempat itu kering akibat kemarau panjang, sehingga mudah terbakar.

Hutan Gunung Merbabu hampir setiap tahun terbakar. Penyebabnya bisa karena faktor manusia maupun alam. Perbuatan yang dilakukan manusia antara lain membuang puntung rokok yang apinya masih hidup sembarangan. Sedang faktor alam bisa karena kayu atau ilalang kering bergesekan yang kemudian menimbulkan panas.

Pengawasan

Yudi Noviar menerangkan, meski kebakaran belum merembet ke hutan wilayah KPH Kedu Utara, pihaknya telah meningkatkan pengawasan. Selain sudah menyiagakan satuan tugas pengendalian kebakaran (Satgas Dalkar), juga bekerja sama dengan unit pelestarian lingkungan (UPL) Gunung Merbabu yang membuka base camp di daerah wisata Kopeng, Salatiga. ''Dari base camp UPL, seluruh lereng Merbabu wilayah KPH Kedu Utara seluas 1.200 hektare bisa terlihat jelas,'' katanya.

Selain itu juga sudah menyiapkan warga desa yang tinggal di lereng gunung tersebut. Antara lain desa-desa di wilayah Kecamatan Pakis dan Ngablak Kabupaten Magelang, serta desa-desa di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. ''Warga desa, UPL maupun Satgas Dalkar siap membantu kami bila terjadi kebakaran hutan,'' ujarnya.

Menyusul terjadinya kebakaran hutan di Gunung Merbabu, KPH Kedu Utara meningkatkan pengawasan dari kebakaran di Gunung Sindoro, Gunung Sumbing maupun Gunung Merapi. Untuk sementara hutan di ketiga gunung tersebut masih aman.

''Kami berupaya mencegah peristiwa yang terjadi tahun 1997 tidak terulang lagi,'' kata Yudi. Tahun ini hutan di ketiga gunung itu ditambah Merbabu terbakar, yang mengakibatkan Perhutani menderita kerugian. (P60-74)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA