logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 27 Juli 2002 Ekonomi  
Line

Harga Emas Merambat Naik

MENJUAL EMAS: Naiknya harga emas di pasaran menyusul melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dimanfaatkan masyarakat untuk mencari keuntungan dengan menjual kembali perhiasan emas yang dimilikinya. Banyak toko emas di kawasan Kranggan diserbu warga masyarakat yang akan menjual kembali perhiasan emasnya.(Foto: Suara Merdeka/F2-69)

SEMARANG-Dalam dua hari terakhir harga emas di pasaran cenderung naik. Emas kadar 99,9% naik dari Rp 89.700/gram menjadi Rp 90.000/gram, 91,6% semula Rp 82.165/gram jadi Rp 82.500/gram, kadar 85% naik Rp 76.250/gram menjadi Rp 76.500/gram dan 75% dari Rp 67.275 menjadi Rp 67.500/gram.

Kemudian emas kadar 70% sebelumnya Rp 62.800/gram naik jadi Rp 63.000/gram dan 50% dari 44.850/gram menjadi Rp 45.000/gram. Demikian menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI) Cabang Semarang Agus Setiawan. "Untuk hari ini harga emas agak naik, tapi harga emas dunia melemah dari 320 dolar AS/tryonce menjadi 310 dolar AS/tryonce,"kata Agus, kemarin.

Kenaikan itu, diakui, menyebabkan situasi pasar bertambah lesu. Volume transaksi membeli dan menjual tidak seimbang dengan perbandingan 20 : 80. Artinya lebih banyak orang menjual/mengembalikan emasnya ketimbang membeli.

Menguatnya harga emas di pasaran tersebut, kata Agus, dipengaruhi dua faktor. Yaitu fluktuasi nilai tukar rupiah atas dolar AS dan melemahnya harga emas dunia.

Kenaikan harga emas itu juga terkait erat situasi politik dalam negeri. Terlebih lagi mendekati pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI. Pedagang emas dan pelaku bisnis lainnya kini menunggu perkembangan lebih lanjut. (F2-69)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA