logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 20 Juli 2002 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

Revitalitas Jatidiri Koperasi Perlu Memperoleh Prioritas

YOGYAKARTA - Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah H Alimarwan Hanan SH menyatakan, revitalitas jatidiri koperasi merupakan tugas penting yang perlu diprioritaskan, bahkan sebagai agenda perjuangan permanen setiap insan koperasi.

"Kita bisa belajar dari sejarah. Setiap koperasi terpuruk, bila kita lacak sebagian besar penyebab keterpurukan tersebut adalah koperasi telah meninggalkan jatidirinya," kata dia ketika menutup seminar nasional koperasi Kusudgama di Yogyakarta.

Menteri menyebutkan, salah satu komponen pokok jatidiri koperasi adalah berfungsinya peran anggota sebagai pemilik atau pemodal, sekaligus sebagai pelanggan atau pengguna jasa koperasinya.

Karakteristik kelembagaan itu tampak sederhana, sehingga sering diabaikan demi mengejar tujuan jangka pendek yang sepintas menguntungkan. Jatidiri koperasi benar-benar merupakan ciri pembeda antara koperasi dan bangun usaha lain.

"Saya menyaksikan koperasi-koperasi yang setia pada jatidirinya dan mengakar pada kekuatan dan swadaya anggotanya ternyata berhasil. Mereka bertahan di tengah krisis multidimensional yang tengah kita hadapi."

Sebaliknya, koperasi yang meninggalkan jatidirinya, sehingga tidak memiliki komitmen yang memadai untuk kepentingan anggota, lebih-lebih yang hidup dari dukungan eksternal ternyata menghadapi masalah serius.

Ditegaskan, harus diakui memotivasi anggota agar memanfaatkan jasa-jasa koperasi dan kesediaan untuk terus memodali koperasi demi kepentingan bersama merupakan hal yang sulit dilakukan anggota koperasi.

Yang sering muncul justru perilaku oportunistis sebagian anggota koperasi, yang cenderung gigih dalam menuntut haknya, tapi melupakan kewajiban terhadap organisasi.

"Bila hal ini dibiarkan, koperasi akan mengalami stagnasi serius dan boleh jadi di ambang kebangkrutan. Ironisnya, ketika koperasi terpuruk sebagian besar anggota tidak berusaha menyelamatkan, tapi justru berlomba-lomba meninggalkannya." (P12-42e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Analisis | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA