| INDEKS BERITA HARI INI | Jumat, 12 Juli 2002 |
Banyak Pendaftar yang Tak Tertampung
|
Para Orang Tua Ramai-ramai Mempersoalkan UAS
''IKI piye? Mosok, nilai tes anakku luwih apik, malah ora ketampa? (Ini bagaimana? Masak, nilai tes anak saya yang lebih bagus, malah tidak diterima?)'' kata seorang ibu bernama Yuniasih (39), sambil mengamati deretan nama dan angka yang tertera pada pengumuman penerimaan siswa baru di SLTPN 3 Surakarta, kemarin. Beberapa orang tua lain yang anaknya gagal diterima juga mengeluh. |
|
|
Kualitas SDM Rendah, Mudah Tersulut SARA
SOLO- Kualitas penduduk yang rendah menyebabkan penduduk mudah tersulut isu SARA yang menimbulkan berbagai kerusuhan. Menko Kesra Yusuf Kalla mengemukakan hal itu dalam makalah yang dibacakan Sekretaris Menko Kesra Sutejo Yuwono dalam Seminar Nasional Isu Kebijakan Gender Dalam Pembangunan, kemarin. |
Digagas, Forum Komunikasi Pasar Tradisional Solo
SOLO- Koordinator Komunitas Paguyuban Pasar Gede (Komppag) Wiharto menggagas pembentukan forum komunikasi antarpasar tradisional. Gagasan itu telah disosialisasikan kepada asosiasi atau ikatan pedagang di pasar-pasar lain. Menurutnya, secara informal dia telah bertemu dengan beberapa pengurus asosiasi pedagang pasar dan telah membicarakan gagasan itu. |
|
|
Diisukan Bus Dibajak, Ternyata Copet
SOLO - Kejahatan di atas bus kembali merambah di Kota Solo. Komplotan pencopet yang diperkirakan berjumlah delapan orang, kemarin sore beraksi di bus PO Sriwedari yang melaju di Jl Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, Solo. Korbannya, Ahmad Suraji (28) warga Manyarejo, Plupuh, Sragen. |
Sulit Selesaikan Kasus TKI
SOLO- Meskipun terdapat banyak kasus tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, ternyata hingga saat ini masih sulit untuk menyelesaikannya secara tuntas. Anggota Komisi VII DPR RI Prof Dr Pandapotan S mengemukakan hal itu di sela-sela seminar nasional Isu Kebijakan Gender Dalam Pembangunan, kemarin. |
|
|
Antisipasi Kebakaran Cek Alat Pemadam
|
Monumen Juang untuk Ruang Terbuka
SOLO- Taman yang menjadi satu-kesatuan dengan Monumen Juang '45 di Banjarsari, seharusnya dikembalikan seperti tujuan awal pembangunannya. Dengan demikian para pedagang klithikan yang kini menjamur di lokasi tersebut harus direlokasi ke daerah Silir, Kecamatan Semanggi. |
|
|
Ratusan Botol Miras dan Puluhan WTS Dirazia
|
Jual Ganja, Mahasiswa Diadili
SOLO - Seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Surakarta bernama Wahyu Budi Susetyo (25) diajukan ke Pengadilan Negeri Surakarta, kemarin. Pasalnya, oleh jaksa dia didakwa membawa narkotika jenis ganja 12,966 gram. Dalam sidang yang dipimpin Hj Hasnah Ali Anggu SH, jaksa Sri Hartinah SH mengatakan, pada 12 April 2002 pukul 10.00 Wahyu ditangkap polisi dengan tuduhan membawa ganja. |
|
| SERAMBI Ikadin Suarakan Suara Hatinya
|
DLLAJ Kaji Arus Lalu Lintas
|
|
|
Parkir Liar Di-Deadline
SOLO- Terus merebaknya praktik parkir liar dan pungutan retribusi yang melebihi tarif resmi di Solo, membuat Komisi A DPRD Surakarta gerah. Komisi yang membidangi masalah ketertiban itu menilai, Pemkot seolah-olah tidak punya keberanian dalam menertibkan pelanggaran tersebut. |
Pengurus Jangan Jadi Makelar Pemberi Kredit
SOLO - Sampai saat ini masih banyak pengurus koperasi yang hanya menyalurkan kredit dari bank atau perusahaan lain. Kondisi semacam itu seharusnya mulai ditinggalkan untuk mengembangkan fungsi koperasi itu sesuai dengan UUD 45. |
|
|
Dari Hotel ke Hotel Promosi Akhir Pekan di Restoran Andrawina HOTEL - Novotel sebagai salah satu hotel berbintang di Kota Solo, kembali menyuguhkan acara spesial pada akhir pekan. Berbagai sajian menu istimewa digelar dalam ''Singapore Steamboat & Seafood Promo di Akhir Pekan'' di Restoran Andrawina pada setiap Jumat dan Sabtu. |
Warga Solo Kini Tak Lagi Malu...
|
|
5 Truk dan 22 M3 Kayu Ilegal Disita
|
Massa Main Keroyok, Hajatan Bubar
SRAGEN - Gara-gara mobil dan motor bersenggolan, Gunawan Prasetyo (32) warga RT 2 RW 16 Kampung Kebon Asri, Kelurahan Sragen Tengah babak belur digebuki Suroto alias Gento (50) dan kawan-kawannya. Korban mengalami luka-luka dan harus dirawat di RSUD Sragen. |
|
|
Diragukan, 78Persen Warga Ngemplak Gabung ke Solo
BOYOLALI - Sekretaris Fraksi PDI-P DPRD Boyolali Handono PN Putro meragukan hasil jajak pendapat Forum Masyarakat Ngemplak Bersatu (FNMB) yang menyebutkan 78% warga 12 desa di Kecamatan Ngemplak setuju bergabung ke Solo. |
Dua Sekolah Favorit Tolak Ratusan Siswa
SUKOHARJO- Dua sekolah favorit, yakni SLTPN 1 dan SLTPN 2 Sukoharjo, terpaksa menolak ratusan calon siswa. Kedua sekolah favorit tersebut bertolak belakang dengan sejumlah SLTP lainnya yang kekurangan pendaftar. |
|
|
SMU Bulu Beroperasi
SUKOHARJO- Harapan masyarakat Kecamatan Bulu untuk memiliki SMU di kecamatannya kini terealisasi. Mulai tahun ajaran 2002 ini, SMU Bulu mulai menerima pendaftaran siswa baru. Hal itu mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Menurut warga, selama ini mereka sudah memimpikan ada SMU negeri di wilayahnya. Berbagai upaya ditempuh termasuk meminta dukungan dari para wakil rakyat di DPRD. |
Pasokan Premium Tak Lancar, Masyarakat Kecewa
|
|
|
Penjambret Kabur, Terpaksa Didor
WONOGIRI - Sidik Tunaryoko (35), tersangka penjambret pedagang hasil bumi di pasar Mandeyan Kecamatan Giritontro Kabupaten Wonogiri, kemarin terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena berusaha kabur. Kasus serupa sebelumnya menimpa tersangka pencuri kendaraan bermotor Haryatmo alias Mamo alias Mamik (34) (Suara Merdeka, 11/7). |
Dua Kandidat Bersaing Menjadi Ketua PC NU
BOYOLALI - Pemimpin Pondok Pesantren Dawar, Desa Dawar, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Kiai Harir dan Pj Ketua Pengurus Cabang (PC) NU Sarno HW SPd bersaing ketat dalam perebutan posisi ketua. Kedua kandidat mempunyai peluang menduduki posisi ketua periode 2002-2007. |
|
|
Pembunuh Cino Divonis 4-5 Tahun
KARANGANYAR - Para pelaku pembunuhan dengan membakar korban Sardiyanto alias Cino (33) warga dukuh Banjarharjo, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar dijatuhi hukuman 4-5 tahun penjara. Putusan itu dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar, dalam sidang yang dipimpin Edi Kirbiantoro SH dibantu anggota Usman SH dan Warnanto SH. |
Kasus CPNSD, Pengadilan Putuskan Tak Berhak Mengadili
WONOGIRI- Pengadilan Negeri Wonogiri kemarin memberikan putusan sela berupa pernyataan tak berhak mengadili perkara Bupati yang digugat soal penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD). Keputusan itu dijatuhkan oleh majelis hakim yang diketuai Sudrajat Dimyati SH. |
|