logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 12 Juli 2002 Jawa Tengah - Muria  
Line

Donatur bagi Bayi dengan Organ Perut di Luar

MENENGOK BAYI: Bupati Ir H Basuki Widodo bersama istri Ir Hj Kessy Wijayanti, kemarin menengok bayi yang lahir dengan organ perut berada di luar tubuh. Orang nomor satu di Blora itu memberikan bantuan uang kepada kedua orang tua bayi. (Foto:Suara Merdeka-17/ud-e)

BLORA - Di tengah-tengah kesibukannya, Bupati Blora Ir H Basuki Widodo bersama istri Ir Hj Kessy Wijayanti, kemarin menjenguk bayi yang lahir dengan organ perut (lambung, usus besar, usus kecil termasuk hati) berada di luar tubuh.

Didampingi Kepala Kantor Kesbanglinmas Bondan Sukarno SH, Kabag Humas Slamet Pamudji SH, dan beberapa staf Humas, Bupati dan istri memberi dorongan moral kepada kedua orang tua bayi, pasangan Ari Suyono (27) dan Yanti (20) warga Jl Gunung Lawu Gang I No 64 Blora Kota. Ikut mendampingi pula Direktur RSU dr Gunawan dan dr Saryanto yang menangani bayi tersebut.

Begitu memasukki ruang Nusa Indah (bukan Mawar seperi diberitakan sebelumnya-Red) sal anak RSU Blora, Bupati memuji kecantikan si bayi. ''Wah, cantik ya? Benar juga kata berita (Suara Merdeka, 10/7) di koran,'' ujarnya. Namun, beberapa saat kemudian, dia keluar ruangan dan menyatakan tidak tega.

Kelainan

Seperti diberitakan, RSU Blora, enam hari yang lalu digemparkan dengan datangnya pasien bayi yang menderita kelainan, yakni organ perutnya berada di luar tubuh.

Atas saran dokter, karena peralatan di RSU Blora tidak memadai, bayi perempuan itu dibawa ke RSU Kariadi Semarang.

Hanya, karena berbagai pertimbangan, pihak rumah sakit Kariadi menyarankan agar bayi itu dibawa pulang kembali ke Blora dan dirawat di RSU.

Tidak lama, Bupati Widodo dan istri menengok bayi tersebut. Keduanya berpamitan dengan kedua orang tua bayi dan memberikan sekadar bantuan berupa uang. ''Ini hanya sekadar bantuan, mudah-mudahan bermanfaat,'' ucap Bupati saat menyerahkan bantuan.

Sebelum pulang, Bupati mendapat informasi dari dokter yang menangani bayi itu, dr Saryanto, bahwa ada seorang donatur dari Surabaya menyarankan agar bayi segera dibawa ke Surabaya. Mendengar hal itu, Bupati segera pula menyarankan bayi tersebut segera dibawa ke Surabaya.

Dr Saryanto ketika ditemui Suara Merdeka mengemukakan, memang ada seorang donatur dari Surabaya yang menyarankan agar bayi segera dibawa ke sana. Donatur itu menyebutkan, putranya juga mengalami kelainan sejenis. Melalui operasi, anaknya kini sehat dan sudah berusia dua tahun. (ud-17e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA