logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 12 Juli 2002 Jawa Tengah - Pantura  
Line

21 SLTP Kekurangan Siswa

  • SMU Kelebihan Pendaftar

TEGAL - Dua puluh satu dari 34 SLTP di Kota Tegal yang membuka pendaftaran mengalami kekurangan siswa baru. Sebaliknya, delapan SLTP negeri justru kelebihan pendaftar. Sekolah-sekolah itu menolak 980 pendaftar dari dalam dan luar kota. Tercatat juga, lima SMU negeri mengalami kelebihan pendaftar.

Menghadapi situasi itu, Kepala Dinas P dan K Drs Machful memberikan peluang kepada sejumlah SLTP untuk membuka pendaftaran gelombang kedua, terutama untuk sekolah negeri. Untuk swasta, peluang menampung siswa jauh lebih banyak. Sebab, waktu pendaftarannya bisa lebih panjang.

''Tetapi kita tunggu dulu sampai dilakukan pendaftaran ulang. Karena kalau sudah sampai tahap ini, akan diketahui berapa siswa yang dapat ditampung di sekolah yang bersangkutan,'' tandas Machful.

Dia menjelaskan, sebenarnya dari 19 SLTP negeri yang mengalami kekurangan siswa, untuk sementara baru dipastikan lima sekolah.

Yakni SLTPN 5, 8, 11, 12, dan SLTPN 13. Kekurangan siswa untuk memenuhi kebutuhan di lima sekolah tersebut 458.

Sepi Pendaftar

Sekolah swasta ternyata masih sepi pendaftar. Data sementara yang tercatat Dinas P dan K, kekurangan dialami 11 sekolah.

Sekolah tersebut masih kekurangan 1.132 siswa baru. Empat sekolah swasta lainnya masih terus dipantau, karena hingga kemarin baru menerima pendaftaran 183 siswa baru.

Pendaftaran SLTP memang masih menggunakan tes tertulis. Penggunaan cara seperti itu, kata Machful, untuk standar kota. Maksudnya, sedini mungkin mencari bibit unggul di tiap-tiap sekolah. Dengan harapan, sekolah yang bersangkutan akan dengan mudah menaikkan kualitas pendidikannya. Sebab, kalau diterapkan dengan sistem nilai, sedangkan kualitas pendidikan dasar di tingkat SD berbeda-beda, tentu akan mempersulit upaya meningkatkan kualitas sistem belajar-mengajarnya.

Di antara sejumlah SLTP negeri dan swasta yang kekurangan siswa baru, ternyata juga ada yang menampung pendaftar dari luar kota.

Siswa luar kota memang boleh diterima di sekolah negeri, kata Machful, tetapi tidak boleh lebih dari 10% daya tampungnya.

''Ini memang sudah ketentuan yang harus ditaati tiap sekolah. Bahkan untuk SMU kita hanya membatasi menerima dari luar kota 5% saja dari daya tampung,'' paparnya.

Dia menegaskan, kelebihan siswa dari lima SMU negeri, rata-rata hampir mencapai 75% dari daya tampung sekolah tersebut. Dengan kondisi itu, dia mengharapkan orang tua siswa dapat mendaftarkan anaknya di sekolah yang sesuai dengan kemampuan otak anaknya. (D12-20k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA