
| Jumat, 12 Juli 2002 | Jawa Tengah - Banyumas |
RSUD untuk Praktik Calon SpesialisBANJARNEGARA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banjarnegara menjadi rumah sakit satelit pendidikan RS dr Sardjito dan FK UGM Yogya. RS tipe C itu kini jadi tempat praktik calon dokter yang sedang mengambil spesialisasi. Secara reguler dan berkala, dokter pembimbing RS dr Sarjito dan FK UGM Yogya juga datang di rumah sakit itu, membimbing para dokter (muda) spesialis yang berpraktik di RS itu. ''Kerjasama antara RS dr Sarjito, FK UGM Yogya dan Bupati ditandatangani Juni lalu,'' kata Direktur RSUD, Dr H Sri Handono MPPH di ruang kerjanya kemarin. Latar belakangnya, meningkatkan pelayanan RS yang berdiri sejak 1940. Diakui, belakangan ini pasien rawat jalan/inap ke RSUD meningkat, sehingga perlu diimbangi penambahan tenaga medis. ''Sejak awal tahun ini Board Occupation Rate (BOR) atau jumlah kunjungan pasien ke RSUD per bulan meningkat dari 38-40 persen menjadi 60 persen,'' kata Alumnus FK Undip tahun 1989 itu. Untuk mengimbangi harus menambah tenaga dokter. Namun Pemkab kesulitan mengangkat dokter/dokter spesisialis baru bekerja di RSUD karena prosedur terlalu rumit, disamping itu terbatasnya APBD kabupaten. ''Atas izin bupati, kami menjalin kerjasama dengan RS dr Sardjito dan FK UGM Yogya agar mengirim calon dokter spesilalis berpraktik di RSUD,'' katanya Menguntungkan Menurutnya, bekerjasama dengan sebuah universitas lebih menguntungkan. Sebab RSUD ini sekaligus dijadikan tempat penerapan teknologi kedokteran terbaru yang dikaji dari berbagai aspek. ''Akhir-akhir ini teknologi dan metode kedokteran makin berkembang sehingga kami perlu belajar dari mereka,'' ujarnya. Selain berpraktik di RSUD, para calon dokter spesialis diharapkan menganalisa data kasus pasien yang dirawat. (A9-47) |