
| Jumat, 12 Juli 2002 | Jawa Tengah - Banyumas |
Disiapkan 3 Truk Tangki Air BersihPURWOKERTO-Untuk mengantisipasi kekurangan air bersih akibat musim kemarau, Pemkab Banyumas menyiapkan tiga unit truk tangki masing-masing berkapasitas 4.000 liter. Bila kurang, akan minta bantuan ke Badan Koordinasi Lintas Wilayah (Bakorlinwil) Banyumas, yang juga memiliki tiga unit armada serupa. Demikian keterangan Asisten Ekonomi Pembangunan (Asekbang) Pemkab Banyumas Suyatno SSos, usai rapat ketahanan pangan daerah itu menghadapi musim kering tahun ini, kemarin. Hingga kini, jelasnya, belum ada warga yang meminta bantuan air bersih ke pemerintah. Hal itu menunjukkan masyarakat masih bisa mendapatkan air untuk dikonsumsi, karena sumber air masih berproduksi. ''Walau demikian, instansi terkait sudah diminta waspada, kalau ada permintaan agar segera dikirim.'' Gratis Menurut Suyatno, bantuan air bersih itu gratis. Biaya operasi pengiriman ditanggung APBD Banyumas 2002, yang mengalokasikan dana Rp 100 juta. Dana itu telah dipakai Rp 10 juta, tinggal Rp 10 juta. Oleh karena itu masyarakat yang meminta bantuan hendaknya yang benar-benar membutuhkan, karena sumber air kering atau jaraknya terlalu jauh. Kalau yang masih bisa mendapatkan air secara mudah, hendaknya jangan dulu minta bantuan. Belajar dari pengalaman tahun lalu, pengajuan bantuan air kini ada prosedurnya. Masyarakat yang kesulitan air bersih melapor ke desa, diteruskan ke camat, lalu ke satuan pelaksana penanggulangan bencana alam. Setelah itu berulah PDAM diperintahkan mengoperasikan truk tangki tersebut. Dulu tanpa prosedur, pernah ada orang telepon minta dikirim air. Begitu truk tangki tiba, tak ada yang bertanggungjawab. (bd-47) |