
| Jumat, 12 Juli 2002 | Jawa Tengah - Kedu & DIY |
Pendaftar SMU TN MenurunMAGELANG- Mulai tahun ajaran 2002/2003 siswa baru SMU Taruna Nusantara (TN) harus membayar biaya pendidikan Rp 835.000/bulan. Kondisi ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang semua siswa gratis mengikuti pendidikan termasuk fasilitasnya seperti asrama, makan, seragam, buku, dan lainnya. Dampak dari keharusan membayar tersebut, kata Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Humas SMU TN Dra E Eko Sulistyorini, animo yang mendaftar turun drastis. "Waktu pendidikan digratiskan, jumlah pendaftar dari seluruh Indonesia mencapai 10.000 orang. Tahun ini yang mendaftar hanya 2.200 anak. Sedangkan jumlah yang siswa yang diterima setiap tahun tetap 300 anak," katanya saat dihubungi Kamis (11/7), kemarin. Dampak lain yang muncul, ketika sekolah masih gratis pendaftar SMU TN terbanyak dari Jateng. Tahun ini beralih ke DKI Jakarta. Kemungkinan ini berkaitan dengan keharusan membayar bagi siswa baru. Seperti diketahui, SMU TN memungut biaya pendidikan karena Yayasan Kejuangan Panglima Besar Sudirman yang menaungi sekolah unggulan tersebut saat ini mengalami keterbatasan dana. Kondisi ini berbeda dari saat sekolah itu berdiri tahun 1990. Beasiswa Yayasan secara rutin mendapat bantuan dana dari berbagai donor, yang menaruh perhatian terhadap dunia pendidikan, khususnya SMU TN. Namun, beberapa tahun ini situasinya berubah, padahal pendidikan harus terus berlangsung. Keputusan menarik biaya dari siswa baru merupakan langkah darurat agar sistem pembelajaran tetap lancar (SM 4/2). Eko menerangkan, adanya ketentuan siswa harus membayar bukan berarti SMU TN menutup kesempatan bagi anak berprestasi dari golongan tidak mampu. SMU TN memberikan beasiswa bagi mereka dengan sistem subsidi silang. Selain itu, semua calon siswa yang mendaftar harus mengikuti seleksi. Dari 2.200 pendaftar dari seluruh Indonesia, yang dipanggil untuk mengikuti tes akhir (pantukir) di SMU TN hanya 344 anak. Mereka pada 8-9 Juli lalu mengikuti psikotes dan tes kesehatan. Pada 10-11 Juli dilakukan pengolahan hasil tes, 12 Juli tes wawancara. Pengumuman diterima atau tidak menjadi siswa sekolah unggulan dilaksanakan 12 Juli,. (P60-74k) |