logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 9 Juli 2002 Olahraga  
Line

Hiddink Dikontrak PVS Dua Tahun

KETERANGAN PERS: Pelatih Guus Hiddink memberikan keterangan pers di Eindhoven, kemarin. Hiddink yang sukses mengantar Korea Selatan ke semifinal Piala Dunia 2002, akhirnya menandatangani kontrak bersama PSV Eindhoven. (Foto: Suara Merdeka/rtr-57)

EINDHOVEN - Pahlawan Piala Dunia bagi Korea Selatan Guus Hiddink (55) kembali ke kancah sepakbola Eropa, setelah Senin menandatangani kontrak dua tahun dengan tim yang pernah ditanganinya, PSV Eindhoven.

Dia menggantikan posisi kanan pemain internasional asal Belgia, Eric Gerets, yang melepaskan jabatannya setelah tiga tahun menangani tim itu.

Hiddink mengalami sukses besar di Piala Dunia 2002, setelah membawa tim Korea Selatan ke babak semifinal setelah menangani tim itu selama 18 bulan.

Sukses yang diraih tim tuan rumah itu menyebabkan pelatih mereka itu diberi kewarganegaraan kehormatan serta penghargaan finansial yang cukup besar.

Tim Korsel yang ditangani Hiddink mengalahkan Polandia, Italia, dan Spanyol, dan berada di urutan keempat merupakan prestasi terbaik tim dari negara Asia selama turnamen itu berlangsung 72 tahun.

PSV adalah klub tempat Hiddink mengawali kariernya sebagai asisten pelatih pada 1983. Sebelumnya dia bermain di klub itu sampai akhirnya menjadi pelatih kepala dan membawa klub itu ke jenjang juara di negaranya serta Eropa.

Keputusan Hiddink kembali mengasuh klub dalam negeri memang sudah diharapkan. Dia pernah menangani PSV Eindhoven selama tiga tahun pada 1987-1990, dan tim itu meraih tiga kali gelar liga, tiga gelar Piala Belanda, dan Piala Champions Eropa 1988.

Disambut Gembira

Dia sebelumnya disebut-sebut akan menangani klub raksasa Spanyol, Barcelona. ''Mereka mengatakan jangan kembali ke tempat dari mana kamu sebelumnya datang, tapi bagi saya tidak ada masalah dan kembalinya saya ke tempat awal saya anggap positif,'' katanya.

''PSV merupakan klub berambisi, klub yang serius dan klub yang bahagia. Jadi, saya akan menjadi pelatih yang berbahagia,'' katanya.

PSV dalam pernyataan yang diumumkan Senin mengatakan, ''Guus Hiddink sudah memberikan jawaban positif dan akan menangani klub Divisi I ini selama dua tahun.''

Hiddink pernah melatih Fenerbahce di Turki dan Valencia di Spanyol sebelum menangani tim nasional Belanda pada 1995. Kemudian dia melatih Real Madrid di Spanyol serta Real Betis sebelum berangkat ke Korsel, Desember 2000.

Hiddink setelah membawa Korsel ke semifinal saat kalah dari Turki dalam perebutan urutan ketiga mengatakan, masih terikat untuk menangani tim sebagai penasihat, karena niat mereka untuk maju lagi ke putaran yang lebih baik empat tahun mendatang di Jerman.

Ketika ditanya apakah dia akan kembali melatih tim Korea Selatan setelah kerjanya usai di PSV, dia mengatakan, ''Berbagai hal akan terjadi dalam sepakbola dalam dua tahun ini.''

Ketua PSV Harry van Raaij mengutarakan kegembiraannya atas kembalinya Hiddink, yang akan memulai kerjanya 1 Agustus, setelah mengambil waktu istirahat sepulangnya dari Korsel. ''Anda lihat betapa gembiranya seorang ketua PSV karena dapat mengajak Guus Hiddink kembali ke negaranya dan melatih tim kami, tempat dia mengawali kariernya yang sukses,'' kata Van Raaij dalam temu pers. (rtr,A4-57t)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA