logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 9 Juli 2002 Berita Utama  
Line

Truk TNI-AL Jatuh Ke Jurang

  • 3 Korban Pelajar Tewas

MALANG- Belum lama terjadi peristiwa bis jatuh yang menewaskan 22 penumpang termasuk murid TK Jember, kini di kembali lagi terjadi musibah dengan truk milik TNI-AL Surabaya yang jatuh ke jurang di kawasan Kota Batu, Malang. Gara-gara rem blong, truk milik TNI-AL Surabaya 8296-III masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 25 meter.

Tiga korban pelajar meninggal dunia, 34 luka-luka ringan, dan delapan lain luka berat. Pengemudi truk nahas Serka Bernadus Syaihu (40) hanya mengalami patah tulang leher. Musibah itu terjadi seusai rombongan yang menggunakan tujuh truk milik TNI-AL melakukan camping di Coban Talun Junggo, Kota Batu, Malang sejak Jumat untuk mengisi liburan sekolah.

Rombongan tersebut diikuti paling sedikit 45 siswa dari berbagai SMU dan SMK di Surabaya yang tergabung dalam yayasan Al Kahfi. Iringan-iringan tujuh truk yang sebenarnya berjalan pelan, namun melalui jalan yang menurun tajam mengharuskan seluruh pengemudi truk tersebut harus berhati-hati. Terlebih lagi hari sudah menjelang petang dan cuaca agak mendung serta dingin di samping kabut mulai turun.

Pada saat jalan menuju ke Kota Batu agak menikung dan turun, truk yang dikemudikan Serka Syaihu tidak bisa dikendalikan lagi lantaran saat dia berusaha mengerem agar tidak mengenai truk di depannya ternyata gagal. Situasi memang sulit selain jalan agak sempit dan berkelok-kelok, apalagi setelah melewati hotel Monalisa yang di kiri jalan pembatasnya hanya tiang-tiang cor setinggi setengah meter dan gundukan tanah.

Truk yang berada pada urutan kelima coba dia alihkan alurnya ke kiri dengan perhitungan agar bisa direm karena di tepi jalan ada sedikit gundukan. Akan tetapi masih tetap gagal dan bahkan truk melaju masuk ke jurang.

Dari tiga penumpang yang meninggal, dua tewas di tempat kejadian, yaitu Heidar (20) dan Yosi (20). Sementara itu, Hafid (19) meninggal di RS Baptis Batu. Korban lain yang luka ringan dan berat dibawa ke RS Syaiful Anwar Malang.

Kesulitan evakuasi terjadi lantaran lokasi musibah memang agak sulit, selain dalam juga licin lantaran tanahnya berupa tanah liat. Sekalipun sebelum terjun truk nahas tersebut menghantam tiang listrik, hal itu tidak menolong untuk menghambat lajunya masuk ke jurang.

Kapolres Malang AKBP Drs H Achmadi yang ditemui di lokasi kemarin mengungkapkan, karena kejadiannya menjelang petang hingga untuk mengangkut korban lain yang mengalami luka ringan dan berat membutuhkan tenaga ekstra. Bahkan, evakuasi tersebut berlangsung hingga malam hari dengan bantuan warga.(Jo-16j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA