logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 9 Juli 2002 Semarang & Sekitarnya  
Line

Terlilit Utang, Sikat Motor Tetangga

  • Dua Mobil Raib di Tempat Terpisah

SEMARANG- Pikiran kalut karena memikirkan berbagai permasalahan hidup sering membuat orang nekat. Paling tidak itulah yang dilakukan Yudit Nugroho (30).

Gara-gara terlilit utang, pemuda yang tinggal di Jalan Nangka itu nekat mencuri sepeda motor yang diparkir di halaman rumah seorang warga Jalan Meranti Barat, Banyumanik.

Namun dia dipergoki pemilik kendaraan, Andre Yohan (25), warga Jalan Menoreh Raya. Dia pun dibawa ke Polsek Semarang Selatan. ''Mengapa dan bagaimana cara kamu mencuri?'' tanya seorang polisi.

Cerita berawal ketika Yudit terserang usus buntu. Dokter menyarankan dia operasi. Demi kesembuhan dia meminjam uang ke temannya. ''Saya terpaksa pinjam Rp 1,5 juta ke teman karena uang di tabungan tak cukup untuk biaya operasi,'' kata Yudit.

Dia berjanji mengembalikan utang setelah sembuh. Namun kenyataan berbicara lain. Sampai utang jatuh tempo, dia kesulitan mengembalikan.

''Ketika saya pulang ke rumah Ibu di Jalan Meranti Barat melihat sepeda motor diparkir di depan rumah tetangga. Tiba-tiba saja muncul keinginan mencuri,'' kata dia.

Dia berangan-angan menjual bagian per bagian sepeda motor itu. Hasilnya untuk melunasi utang ke temannya.

Namun belum sempat membawa kabur motor, pemilik kendaraan telah memergoki. Teriakan korban mengundang warga berdatangan dan menangkap Yudit.

Warga menyerahkan dia ke Polsek Semarang Selatan.

Dua mobil Raib

Pencurian juga terjadi di halaman parkir kampus Kedokteran Undip. Bedanya kali ini pencuri bisa membawa kabur mobil Toyota Kijang H-7947-MH milik mahasiswa Fakultas Kedokteran, Hari Sulistiarto (24), warga Jalan Kedungmundu.

Padahal, sebelum ditinggal masuk kuliah pintu kendaraan itu sudah dikunci. Bahkan dia juga menambah kunci pengaman di kemudi.

''Saya datang ke kampus sekitar pukul 07.30. Ketika hendak pulang sekitar pukul 12.30 mobil tidak ada lagi di tempat parkir,'' kata dia.

Peristiwa serupa terjadi di halaman parkir Hotel Sriwijaya. Mobil Toyota Kijang kapsul milik Departemen Perindustrian dan Perdagangan Pusat B-1951-PG yang rencananya dibawa ke Kantor Departemen Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur disikat pencuri.

Tiga penumpang mobil, yakni Iwan, Syahril, dan Syaiful asal Jakarta, datang ke hotel Minggu (7/7) pukul 08.00. Sekitar pukul 20.00 mereka keluar dan meninggalkan mobil di hotel. Senin (8/7) sekitar pukul 06.00 mereka ketika hendak melanjutkan perjalanan ke Jawa Timur, mobil sudah raib.

Peristiwa itu dilaporkan Polsek Semarang Selatan. Untuk mengungkap kasus pencurian Kanit Reserse Iptu Haril bersama anggotanya menangkap Suhardi alias Gendon (26) warga Kampung Kalilangse, Gajahmungkur.

Dia residis yang paling sedikit enam kali masuk ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kedungpane karena terlibat berbagai kejahatan.

''Saya terakhir keluar April lalu,'' kata Suhardi.

Meski telah bebas dia tidak jera mengulangi perbuatannya. Polisi mengemukakan dia mencuri sepeda motor di asrama polisi Candi Setum dan peralatan rumah tangga di Kalilangse.

Dia ditangkap di Jalan Dr Wahidin ketika menumpang angkota jurusan Banyumanik-Pasar Johar. Dia berusaha kabur dan bersembunyi di kawasan perkampungan sekitar jalan tersebut. Tersangka juga tak mengindahkan tembakan peringatan polisi.

Berkat bantuan warga akhirnya dia tertangkap. Massa menghajar dia hingga babak belur. (D7-73g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA