
| Selasa, 9 Juli 2002 | Semarang & Sekitarnya |
DPRD Desak Gubernur Prioritaskan Perbaikan Jalan
GROBOGAN - Ketua FKB DPRD Jateng Abdul Kadir Karding SPi mengatakan, jalan Purwodadi-Semarang dan Purwodadi-Kudus rusak parah. Namun penanganan berkesan kurang serius, sebab hanya ditambal sulam. Itu pun tidak semua. ''Saya lihat masih banyak lubang belum tertutup. Padahal, jalan itu sarat angkutan penumpang dan barang,'' kata dia di Purwodadi, kemarin. Dia menyatakan sebagian ruas jalan dari Mranggen sampai ke Gubug sudah ditutup aspal ''goreng''. Tetapi sebagian besar ruas jalan Gubug-Godong dibiarkan berlubang. Godong-Purwodadi relatif bebas lubang, tetapi masih bergelombang. Karena, penambalan tidak rata dengan badan jalan asli. ''Saya tak tahu apakah konstruksinya begitu atau justru itu penyimpangan bestek,'' kata dia. Rencananya FKB DPRD Jateng meneliti dokumen kontrak perbaikan jalan Godong-Purwodadi dan Godong-Semarang. Fraksi itu juga akan mempelajari dokumen kontrak perbaikan jalan Purwodadi-Wirosari, Wirosari-Blora, Purwodadi-Solo, Purwodadi-Kudus, dan lain-lain. Sebab, perbaikan di semua ruas jalan itu dinilai mengundang banyak pertanyaan. Fraksi itu juga berencana mengusulkan pengalihan anggaran Rp 4,7 miliar dari rencana anggaran perubahan 2002 untuk peningkatan jalan Wirosari-Blora ke jalan Godong-Semarang. Sebab, kondisi jalan ini sangat memprihatinkan meski sudah diperbaiki dengan dana APBD I 2002 Rp 539 juta. Usul ke Gubernur Dia mengakui jalan Godong-Semarang akan ditangani melalui proyek besar dari bantuan APBD 2003. Tetapi sampai kemarin bantuan itu masih dalam taraf permintaan persetujuan dari Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah ke ADB dan belum tahu apakah disetujui atau tidak. ''Kami berharap disetujui, sehingga jalan provinsi di daerah itu mulus,'' katanya. Tetapi kalau tidak, dia memastikan jalan Godong-Semarang selamanya akan jelek. Karena itu untuk menghindari berbagai kemungkinan yang tak diinginkan, sebaiknya sebagian usulan perbaikan Wirosari-Blora dialihkan ke Godong-Semarang. Atau bila tak memungkinkan, Dinas PU Bina Marga mengusulkan tambahan dana ke Gubernur lewat DPRD. Fraksi itu juga akan mengusulkan tambahan anggaran dari perubahan anggaran tersebut untuk jalan Purwodadi-Kudus. Sebab, perbaikan jalan itu tidak cukup didanai APBD I Rp 2002 Rp 977 juta karena kerusakannya cukup parah. Dia menuturkan dalam pandangan umum fraksi-fraksi menanggapi perubahan anggaran 2002, FKB sudah menyoroti secara tajam pengeplotan dana APBD I untuk perbaikan jalan provinsi di Grobogan yang tak optimal. Padahal, jalan-jalan provinsi di daerah itu rusak parah. Tetapi entah karena apa dinas terkait belum memperlihatkan gereget untuk memperhatikan aspirasi FKB. Karena itu dia berjanji memperjuangkan melalui komisi dan rapat anggaran fraksi. (A23-73g) |