
| Selasa, 9 Juli 2002 | Jawa Tengah - Pantura |
Pembahasan PKL Belum Buahkan HasilSLAWI - Rapat pembahasan penertiban 186 pedagang kaki lima (PKL) Jl Letjen Suprapto (depan Pasar Slawi) yang melibatkan DPRD, eksekutif, dan unsur muspida kemarin belum membuahkan hasil. Wakil Ketua DPRD Letkol Suparno didampingi beberapa anggota Dewan yang dihubungi mengatakan, rapat pembahasan itu belum membuahkan hasil karena Ketua DPRD dan Ketua Komisi A tidak hadir. ''Karena ada kepentingan lain, keduanya tidak hadir. Karena itu, kami tidak berani memutuskan apa pun. Persoalan ini menyangkut hajat hidup orang banyak.'' Dia berjanji, antarpimpinan komisi akan berkoordinasi terlebih dulu. Beberapa anggota Dewan yang hadir mengaku kurang memahami agenda pembahasan soal PKL yang hingga kini belum tuntas. Sekretaris Komisi A Drs Fikri Faqih yang ikut hadir dalam pertemuan juga tidak berani disebut mewakili seluruh anggota Komisi A. Asisten II Sekda Kabupaten Tegal Drs AK Halim menyayangkan upaya penyelesaian PKL yang berlarut-larut karena menunggu rekomendasi Dewan. ''Bila tidak segera diselesaikan akan menimbulkan kesan ketidakpastian. Beberapa alternatif yang ditawarkan sudah sesuai dengan Rancangan Umum Tata Ruang Kota (RU-TRK). Kami membantah jika Pemkab tidak punya konsep jelas,'' papar dia. Alternatif yang ditawarkan, antara lain PKL harus pindah ke pasar Trayeman atau pindah ke tempat lain yang tidak melanggar aturan. Solusi terakhir mereka diperbolehkan berjualan hanya pada malam hari, menurut AK Halim, sudah dipertimbangkan sesuai dengan konsep pengembangan Kota Slawi. (da-20e) |