
| Selasa, 9 Juli 2002 | Jawa Tengah - Muria |
Pati Juara Umum PPNUKUDUS - Kontingen Kabupaten Pati menjadi juara umum giat prestasi Perkemahan Pelajar Nahdlatul Ulama (PPNU) Ke-2 di Bumi Perkemahan Abiyasa, Desa Menawan, Kudus yang ditutup Senin kemarin. Pati mengumpulkan 4 emas, 5 perak, dan 1 perunggu. Kabupaten Kudus harus puas di urutan ketiga dengan 3 emas, 4 perak, dan 1 perunggu. Sementara itu, tempat kedua diduduki Kabupaten Pekalongan dengan 4 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. PPNU Ke-2 dibuka Gubernur H Mardiyanto, Sabtu (6/7) dan ditutup Kapolres Kudus AKBP Drs Luthfi Lubihanto mewakili Bupati Kudus HMA Munadjat, Senin (8/7) kemarin. Penutupan berlangsung sederhana dengan atraksi rebana Nurul Fatah dari Pati. Deretan kursi untuk dinas/instansi yang diundang tampak kosong, sehingga terpaksa diisi anggota kontingen. Bupati diwakili Ast I Drs H Isdarmadi, sedangkan unsur Muspida hadir Dandim Kudus Letkol A Kisworo. Hadir juga Kakandepag Drs H Afif Soleh, Ketua LP Maarif Jateng Dr Ahmad Rofiq MA, Ketua LP Maarif Kudus Kusnan. Kegiatan itu diikuti 27 kontingen dari Jawa Tengah. Sekretaris Panitia Zen Adv SAg menjelaskan, PPN Ke-3 2004 sudah dilamar resmi oleh Kabupaten Blora, Grobogan, Kabupaten Semarang, dan Purbalingga. Sukses PPNU Ke-2 di Kudus cukup sukses. ''Meski diakui masih terdapat kekurangan, seperti pengadaan air, sarana dan prasana MCK, serta pelaksanaan lomba,'' kata Zen. Kegiatan yang dilaksanakan berupa karnaval, ceramah umum, pentas seni, api unggun, ibadah, kerohanian, olahraga, dan beberapa lomba, termasuk lomba pidato berbahasa Arab, Inggris, Indonesia, dan Jawa. Kapolres Luthfi Lubihanto menegaskan, kegiatan PPNU sangat positif di tengah kemerebakan genarasi muda terlibat narkoba. ''Karena itu, jauhilah narkoba dan pelajar NU menjadi pelopor, anutan masyarakat lain dalam memerangi narkoba,'' pintanya. Ditambahkan, perkelahian antarpelajar yang kerap terjadi juga harus diperhatikan. Namun, dia bersyukur, sampai sekarang tidak terdengar pelajar NU terlibat tawuran. ''Ini prestasi yang menggembirakan,'' ujarnya. (P7-58e) |