| INDEKS BERITA HARI INI | Senin, 1 Juli 2002 |
Investor Makin Trauma
|
Pemodal Lokal Sulit Jadi Pemimpin Pasar
SEMARANG- Investor lokal kini makin mendominasi perdagangan di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan 73%, sedangkan investor asing hanya 7%. Namun mereka masih belum bisa menjadi market leader atau pemimpin pasar. Head of Research and Development Division Kandi Sofia S Dahlan mengungkapkan, keadaan itu disebabkan oleh pengetahuan investor lokal yang kurang mengenai investasi di pasar modal. |
|
| Analisis Pasar Modal Distorsi Faktor Nonekonomi AKSI korporasi berupa pengumuman pembagian dividen dan laporan keuangan yang membaik, ternyata kurang mampu mengimbangi aspek negatif yang datang dari faktor nonekonomi serta politik. Akibatnya, pada pekan lalu indeks harga saham gabungan (IHSG) turun dari posisi 518,8 di awal pekan menjadi 505 di akhir pekan atau mengalami penurunan 2,7%. |
Jangan Terkecoh Tarif Sewa Murah
SOLO-Hati-hati kalau menyewa kontainer atau petikemas. Jangan terkecoh dengan tarif yang murah. Peringatan itu disampaikan Ketua Gafeksi Jateng Suyanto SSos pada pelatihan ekspor-impor yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Ekspor Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (PPE-UNS). Dikatakan, dengan tarif sewa petikemas murah belum tentu barang yang dikirim sampai pada tujuan dengan cepat dan selamat. |
|
|
Galeri Risma Citra Ekspor Busana Muslim ke Malaysia
SEMARANG-Busana dan aksesoris muslim ternyata cukup diminati konsumen di negara lain, khususnya Malaysia dan Brunei Darusalam. Selain karena harganya lebih bersaing, kualitas dan modelnya lebih disukai konsumen negara yang penduduknya mayoritas beragama Islam tersebut. |
Jeruk Valencia Dikembangkan
MALANG-Setelah nama besar apel di Batu mulai merosot karena banyak yang tidak asli lagi, kini dikembangkan jeruk manis valencia. Budi daya tanaman itu dinilai petani lebih menguntungkan karena dalam setahun bisa panen empat kali. Jeruk valencia yang lebih dikenal dengan sebutan jeruk pacitan memiliki daya tahan lebih kuat dibandingkan dengan apel. |
|
|
Perlu Dibentuk Dewan Penilai Properti
SEMARANG- Patokan pasti yang belum ada diperkirakan menjadi penyebab perbedaan pandangan antara pemerintah dan swasta dalam memberikan penilaian properti. Terkait dengan persoalan tersebut diusulkan agar pemerintah membentuk dewan penilai properti independen dan dapat diterima semua pihak. |
Biaya Operasional Kereta Api Tinggi
JAKARTA-Operasional Kereta Api sekarang ini memang cukup tinggi biayanya. Namun masalahnya masyarakat menghendaki tidak ada kenaikan yang terlalu tinggi, seperti sekarang ini yang terjadi pada kenaikan tarif kelas ekonomi. |
|
|
BI Akan Dirikan Lembaga Penjamin
MALANG-Untuk menunjang aspek pengembangan infrastruktur perbankan, Bank Indonesia (BI) kini sedang mempersiapkan pendirian lembaga penjamin simpanan. Lembaga tersebut sebagai pengganti program penjaminan pemerintah yang sekarang masih diberlakukan. |
Biaya Produksi Tinggi, Industri Tekstil Terpuruk
|
|
|
Tidak Benar Ada 16.000 Buruh Tekstil Akan Di-PHK
SALATIGA-Pergantian manajemen pada proses pengalihan usaha jangan sampai diikuti dengan adanya pemutusan hubungan karyawan (PHK), kata Sekretaris Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jateng Ambo Supadman kepada Suara Merdeka, kemarin. |
Baja Impor Menguasai Pasar
JAKARTA-Tarif bea masuk impor baja sebesar 10% yang diterapkan pemeritah kini terendah di Asia. Akibatnya, pasar Indonesia dibanjiri produk baja impor harga dumping. Jika pemerintah terus membiarkan keadaan itu, maka industri baja dalam negeri akan kalah bersaing. |
|
|
LPJK Minta LJKI Gabung
JAKARTA-Ketua Umum Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Agus Kartasasmita meminta, Lembaga Jasa Konstruksi Indonesia (LJKI) yang selama ini menolak kehadiran lembaganya untuk bergabung bersama mengembangkan jasa konstruksi nasional. |
||