
| Senin, 1 Juli 2002 | Sala |
Nekat, Kios PKL untuk Prostitusi
SOLO - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Monumen Juang 45, Banjarsari kembali terkena semprit Tim Gabungan Kantor PKL dan Satpol PP Pemkot Surakarta. Sebagian mereka masih memanfaatkan kios untuk praktik prostitusi. ''Ini peringatan kedua dan terakhir. Jika tetap nekat, terpaksa kami akan mengambil langkah tegas,'' kata Kasi Penegakan Perda Satpol PP Eko Nugroho SH, kemarin. Namun, Eko tak memerinci langkah tegas apa yang bakal diambil untuk mengatasi kebandelan para pemilik kios itu. Dia hanya menyebutkan akan segera berkoordinasi dengan polisi. ''Bila sudah tahap represif, tentu kami akan berkoordinasi dengan polisi,'' katanya. Dia mengatakan, kesabaran petugas benar-benar diuji mengingat peringatan sebelumnya kepada para PKL yang dilakukan tim gabungan, tidak mereka gubris. ''Bahkan, sejumlah PKL terang-terangan melecehkan pihak paguyuban keamanan di lokasi itu,'' katanya. Untuk Ngamar Diungkapkan, tim yang datang untuk kali kedua pada Sabtu malam lalu memergoki kegiatan sampingan para pemilik kios itu. Paling tidak, petugas menyaksikan dua kios disewakan untuk ngamar dua pasang insan berlainan jenis bukan suami-istri. ''Begitu tim datang, kios itu langsung tutup,'' kata dia. Teguran lisan itu, lanjutnya, dapat diterima oleh kedua pemilik kios yang mengakui menyalahgunakan fungsi kiosnya. Mereka bahkan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. ''Janji ini yang terakhir. Jika itu tetap dilanggar akan berakibat pada sanksi hukum,'' katanya. Sebagaimana diberitakan, kios-kios PKL di kawasan Monumen Juang 45 Banjarsari, selama ini pada malam hari sering disalahgunakan untuk ajang prostitusi. Sejumlah wanita nakal, tidak saja menggunakan kios itu untuk menunggu tamunya, tapi menggunakan kios papan tersebut untuk berkencan sekaligus tempat praktik. Tim Gabungan Pemkot pada awal Juni lalu mendatangi ke lokasi. Waktu itu informasi akan digelar operasi itu bocor, sehingga banyak kios tutup lebih awal sebelum anggota tim gabungan datang. Namun, pada saat operasi kedua Sabtu malam lalu, tim akhirnya memergoki kegiatan prostitusi di lokasi itu. (san-51e) |