logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 1 Juli 2002 Berita Utama  
Line

Sawung Jabo Gelar Teater Musik

Sawung Jabo - SM/dok

JAKARTA-Lama tak terdengar kabarnya, tiba-tiba pemusik Sawung Jabo menyiapkan sebuah pergelaran teater musik di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ). Pargelaran bertajuk ''Ada Suara Tanpa Bentuk'' itu sebenarnya lebih merupakan buah perenungan seorang Sawung Jabo terhadap persoalan sehari-hari yang dihadapi. Bermain bersama teater Oyot Suket dari Yogyakarta, 11 dan 12 Juli 2002, Sawung mengajak penonton membangunkan kesadaran, membaca hidup.

''Dalam pergelaran itu tidak akan ditemukan sebuah cerita utuh selama pertunjukan, tetapi potongan-potongan kejadian yang memang tidak harus bersambung menjadi satu cerita. Tetapi, kejadian demi kejadian ini mengalir sebagai satu cerita, seperti layaknya kenyataan hidup yang tidak harus punya hubungan tapi terjadi dalam waktu yang bersamaan,'' tutur Sawung Jabo kepada wartawan di GKJ beberapa waktu lalu.

Dalam pergelaran itu Jabo bertindak selaku sutradara, dengan penata gerak Donny Suwung, penata musik Firman Sitompoel, serta pelaku gerak Dony, Sudarman, Yoyo JW, M Rahmat, Alim Bachtiar, dan Yetty Lutiyan yang juga menjadi penyanyi. Bertindak sebagai penari Aan Benedecta serta musikus terdiri atas Firman, Agus Tile, Tony M, Ayub Prasetio, Toto, dan Sawung Jabo.

Puisi yang diciptakan Sawung Jabo dalam pergelaran itu merupakan hasil karyanya dalam kurun waktu yang panjang.

Ludruk

Selain menampilkan teater musik ''Ada Suara Tanpa Bentuk'', GKJ juga menyiapkan sejumlah agenda acara sepanjang Juli 2002. Dibuka dengan wayang orang Bharata Purwa pada 3 Juli, mengetengahkan lakon Kangsa Wuyung yang naskahnya ditulis dan disutradarai oleh Aries Mukadi.

Lalu, dilanjutkan dengan workshop musik Amy Knoles, keesokan malamnya. Sebuah kesempatan emas bagi pencinta musik, khususnya musik kontemporer, untuk mendengarkan ''musik baru'' dari Amy Knoles, yang telah mengisi halaman utama berbagai festival penting di dunia.

Sebuah pertunjukan musik akapela dari Australia, Voices from The Vacant Lot, akan digelar Minggu 7 Juli. Grup itu merupakan salah satu grup vokal terkemuka di Australia. Didirikan sejak 1986. Voices from the Vacant Lot memadukan harmoni dan ritme, dan mempersembahkan lagu dari berbagai belahan dunia.

Ketoprak Humor Samiaji secara rutin manggung di GKJ. Pada Juli 2002, kelompok yang dipimpin pelawak Timbul itu akan hadir selama tiga malam, yakin 10, 16, dan 30 Juli. Selama dua hari, 13 dan 14 Juli, kelompok Siluet juga akan mempersembahkan pergelaran drama berjudul ''Teroris'', sebuah karya Albert Camus, yang disutradarai R Tono. Kelompok teater remaja itu mencoba menguak bagaimana sebenarnya eksistensi seorang teroris dari lakon tersebut.

Acara lain adalah pergelaran musik Simak Dialog pada 17 Juli. Grup musik itu terdiri atas Riza Arshad (piano), Tohpati (gitar), Jalu G Pratidina (kendang), Budy Haryono (drum), Adi Darmawan dan Adhitya Pratama (bas).

Dua pergelaran lain yang tak kalah menarik adalah ludruk ''Jembatan Emas'' pada 18 Juli dan ''Raden Mas Branjang Kawat'' pada 19 Juli. (tn-41t)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA