
| Senin, 1 Juli 2002 | Semarang & Sekitarnya |
Penerimaan Siswa Perlu Pengawas Independen
SEMARANG-Untuk memperkecil praktik nepotisme dan kolusi pada penerimaan siswa baru SLTP, perlu dibentuk tim pengawasan independen yang terdiri atas tokoh masyarakat, LSM, praktisi, dan kalangan profesional di bidang pendidikan. ''Sebaiknya ada tim pengawas independen dalam penerimaan siswa SLTP. Kami sangat khawatir sistem sekarang membuka banyak peluang KKN dalam penerimaan siswa baru,'' kata Ketua Solidaritas Guru Semarang Drs Bambang Suharjono dalam diskusi terbatas yang diikuti sejumlah guru di Semarang, Minggu kemarin. Tugas tim itu, katanya, menerima masukan masyarakat tentang pelaksanaan penerimaan siswa SLTP. Selain itu, mengawasi kinerja perekrutan siswa serta memberikan informasi-informasi kepada masyarakat dan Dinas Pendidikan. LSM yang sering menyoroti masalah pendidikan itu mempertanyakan validitas tes masuk SLTP dan pembuatnya. ''Jika soal-soal tidak dibuat para profesional, validitasnya patut diragukan. Sebab, belum ada dasar hukum mengenai kriteria soal dan pembuatnya.'' Salah seorang praktisi pendidikan yang hadir dalam diskusi itu, Drs Tri Leksono PH SKom menyatakan , sejumlah kepala SLTP negeri mendata anak-anak guru di sekolahnya. ''Kebijakan ini sangat merugikan guru-guru swasta dan bisa dikatakan sebagai diskriminasi. Sebab, anak-anak guru SLTP negeri akan mudah mendapatkan sekolah negeri lantaran orang tua mereka guru. Kondisi ini jika dibiarkan jelas merugikan masyarakat dan para guru swasta.'' Tak Profesional Tri Leksono juga menilai tim pembuat soal tes masuk SLTP tidak profesional. Sebab, kepala sekolah dilibatkan dalam pembuatannya. Selain itu, seleksi ganda cenderung memunculkan KKN, baik di tingkat atas maupun bawah. Artinya, di antara Pemkot, Dinas Pendidikan, dan sekolah terbuka kesempatan terjadi KKN. ''Kondisi itu membuat banyak orang tua stres memikirkan nasib anak-anak yang hendak melanjutkan ke SLTP. Maka jangan disalahkan kalau terjadi demo besar-besaran dari orang tua jika melihat penyimpangan dalam seleksi penerimaan siswa baru SLTP,'' paparnya. (E1-76c) |