logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 1 Juli 2002 Semarang & Sekitarnya  
Line

Yayasan Pharmasi Mendirikan SMK

SEMARANG - Yayasan Pharmasi Semarang mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berlokasi di Jl Jambe 539, satu kampus dengan SMF yang juga dikelola yayasan tersebut.

Ketua Yayasan Dr A Widajat Hadirahardja SE MM MSc mengatakan, motivasi mendirikan sekolah kejuruan itu untuk membekali para salesman dan detailer obat. Selama ini, katanya, tenaga promosi dan pemasaran obat itu dinilai kurang memiliki bekal pengetahuan yang memadai.

Karena itu, lewat SMK tersebut, mereka akan dididik menjadi tenaga penjualan yang menguasai bidangnya. Hal itu juga menguntungkan bagi konsumen obat, karena risiko kesalahan dikurangi.

''Obat itu pada dasarnya xenobiotic (racun),'' kata Widajat, Sabtu lalu. ''Karena itu, para tenaga sales dan detailer harus punya bekal pengetahuan dan pegangan kuat agar tidak membahayakan konsumen.''

Dengan latar belakang itu, ia optimistis sekolahnya akan diminati lulusan SLTP. Apalagi ia mengaku sudah ada permintaan tenaga lulusan SMK dari lingkungan industri.

Meski demikian, ia menegaskan SMK pada dasarnya menyiapkan lulusan yang menguasai penjualan berbagai produk industri, bukan semata-mata produk farmasi.

Kepala SMK Yayasan Pharmasi Ir Pudjianto Wiredjo MM mengatakan, sekolah yang akan ditangani 20 guru itu sudah mulai diminati sejumlah murid. Mereka tahu dari iklan di harian ini. Pendaftaran akan ditutup 9 Juli.

Tiga perguruan tinggi yang dikelola yayasan tersebut juga masih menerima pendaftaran. Program S1 Sekolah Tinggi Farmasi (Stifar) menerima pendaftaran mahasiswa baru hingga 16 Agustus di kampus Jl Plamongansari Pucanggading km 1. Demikian pula program D3 Akfar dan Akafarma. (A11-45)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA