
| Senin, 1 Juli 2002 | Jawa Tengah - Kedu & DIY |
Meninggal saat Ikuti Promosi Alat KesehatanMAGELANG - Maksud hati ingin sembuh dari penyakit yang dideritanya, malahan ajal yang menjemputnya. Peristiwa tersebut menimpa H Boeroes (73), warga Jagoan I Kota Magelang, Sabtu lalu (29/6). Purnawirawan TNI berpangkat lettu itu mendapat serangan jantung saat mengikuti promosi alat bantu kesehatan yang dikenal dengan istilah "pera-pera". Tetangga korban, Joko Mei Budi Utomo menerangkan, Sabtu siang almarhum bersama beberapa purnawirawan lain datang ke Gedung A Yani untuk mendengarkan promosi alat bantu kesehatan. Setelah bersalaman dengan peserta lain, ayah satu anak itu langsung duduk dan terus menunduk. Keadaan Boeroes yang diam saja mengundang kecurigaan teman-temannya. Lalu, dia ditanyai sambil diguncang-guncang tubuhnya. Ternyata, pensiunan TNI AD itu tidak bereaksi atau memberi jawaban. Budi Sutrisno, petugas UGD RSU Tidar saat dimintai konfirmasi kemarin mengatakan, Boeroes diantar ke UGD pada pukul 13.00. Kondisinya saat itu tidak sadar dengan gejala pupil mediasis. Yakni, pupil mata melebar atau tidak ada reflek lagi pada pupil mata. Berdasarkan kondisi itu, Boeroes sebenarnya sudah meninggal. Manajer Promosi PT Kosmojaya Pandu Nusa M Yunus SSi membenarkan kalau seorang peserta promosi meninggal dunia. "Almarhum memang mengidap penyakit jantung sejak lama." (P60-70e) |