image

Karya Cipta Indonesia kerja sama dengan Korea. (suaramerdeka.com/Benny Benke)

09 Februari 2018 | 18:27 WIB | Musika

Karya Cipta Indonesia Kerja Sama dengan Korea

JAKARTA, suaramerdeka.com- Karya Cipta Indonesia (KCI) sebagai Lembaga Manajemen Kolektif yang mengumpulkan royalti hak ekonomi pencipta lagu Indonesia, menjalin kerjasama dengan KOSCAP ‘Korea’.  Penandatanganan kerja sama ini, sebagaimana permintaan dari KOSCAP (The Korean Society of Composers, Authors and Publishers) dan KCI untuh mewakili kepentingan ekonomi para pencipta 
lagu Korea dan sebaliknya, KOSCAP mewakili kepentingan ekonomi Para Pencipta Lagu Indonesia di Korea. 

Dijelaskan Dharma Oratmangun, Ketua Umum Karya Cipta Indonesia dan DJ Son, CEO/ Director KOSCAP kerjasama ini dilakukan demi mengembangkan sekaligus memproteksi karya cipta di bidang Performing Right (Hak Mengumumkan) maupun Mechanical Right (Hak  Menggandakan) kedua belah pihak. "Selain juga meningkatkan kerjasama musikaI antarkedua Negara, kami yakini kerjasama ini akan makin meningkatkan tali persahabatan antara kedua Bangsa," kata Dharma Oratmangun di Jakarta, Jum'at (9/2).

Dia menambahkan, industri musik Korea dengan K~POP nya telah mampu menerobos pasar Asia maupun pasar dunia. Oleh karenanya sangat menginspirasikan para musisi indonesia untuk belajar dari kesuksesan Korea dalam mengeksplorasi kekuatan lndustri kreatifnya di bidang musik.

Dan melaraskannya dengan peran besar Pemerintah dalam menata seluruh stake holders industri musiknya. Dan diharapkan mampu merangsang industri musiknya, semaju industri musik Korea yang telah mendunia lewat gagasan orisinalnya.

KCI juga menantang kreatifitas para musisi Indonesia untuk melakukan ‘leap frog’ (Iompatan katak) dengan beherja keras mengembanghan iPOP yang berbasis pada keragaman kultural Indonesia. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan tawaran alternatif bagi terobosan jenius untuk meraih pasar musik internasional.

Sebagaimana yang telah dibuktikan oleh K-POP dari Korea. "Tidah ada salahnya kita belajar dari keberhasilan pihak lain. Apalagi semangat yang sama antara kedua bangsa untuh memberikan kontribusi besar bagi perdamaian dunia melalui herjasama antar 
bangsa," imbuh Dharma, sembari mengatakan tidak akan malumalu menggunakan sistem yang digunakan KOSCAP demi menyamai kemajuan industri musiknya.

DJ Son menjelaskan, anggota KOSCAP di Korea lebih dari 25.000 musisi, dengan menerapkan sistem transprantasi sistem pembayaran yang sangat bisa dipertanggungjawabkan. "Saya sedikit mengetahui kondisi di Indonesia, tapi saya yakin prospek ke depan industri musiknya sangat baik sekali," katanya. 

(Benny Benke /SMNetwork /CN40 )

ENTERTAINMENT TERKINI