image

GITAR BER-GADGET: Doddy Hernanto memainkan gitar ber-gadget disaksikan oleh Direktur Leprid, Paulus Pangka sesaat sebelum penganugerahan penghargaan di Ruang Komunitas Sekolah Musik Purnomo Jl Pandanaran, Semarang, Senin (5/2). (suaramerdeka.com/Maulana

05 Februari 2018 | 21:07 WIB | Musika

Ciptakan Gitar Ber-gadget, Mr D Pecahkan Rekor Dunia

SEMARANG, suaramerdeka.com- Tak hanya memanfaatkan gawai untuk komunikasi dan mengunggah data, Doddy Hernanto mencoba mengintegrasi ponsel keluaran Apple, Iphone, dengan gitar. Perpaduan itu berupa aplikasi yang bisa menciptakan efek suara beragam pada senar gitar, termasuk bunyi alat musik lain dan suara latar menyerupai band.

"Saya menyebut ini sebagai sound in hand atau sound dalam genggaman. Jika biasanya musisi harus repot dengan segala macam perlengkapan efek gitar, kini hanya cukup dengan satu gadget mereka sudah bisa memainkan beragam genre musik," ujar pencipta gitar ber-gadget, yang akrab disapa Mr D, Senin (5/2).

Ia menambahkan, suara yang dihasilkan oleh aplikasi itu memiliki kualitas yang sama dengan yang dihasilkan efek gitar. Tak hanya efek gitar, menggunakan gitar ber-gadget tersebut juga mampu menampilkan suara alat musik lainnya, seperti sexophone, piano, bass, serta alat musik lain.

Tak hanya mempunyai keungulan dengan mengintegrasikan gadget, gitar Mr D juga mempunyai tampilan unik  karya I Wayan Tuges, seniman asal Bali. Tampilan unik itu berupa ukiran etnik serta satwa-satwa langka yang hampir punah.

Pada 2 Oktober lalu, Mr D tampil di World Intellectual Property Organization (WIPO) di Geneva, Swiss. Pada kegiatan itu ia berkesempatan bermain gitar secara solo dan berkolaborasi dengan musik angklung khas Indonesia.

Selain itu, Mr D juga mengaplikasikan alat musik terbang atau rebana digital pertama di dunia. Hasil uji coba alat musik terbang telah berhasil diciptakan dengan berbagai sentuhan sehingga pukulan rebana jika dipadukan dengan gawai dapat menampilkan berbagai bunyi sesuai notasi seirama petikan gitar.

Atas karya yang diciptakannya, Lembaga Prestasi Rekor Indonesia Dunia (Leprid) menganugerahkan penghargaan kepada Mr D sebagai pencipta gitar ber-gadget dan rebana digital pertama di dunia. Piagam dan medali penghargaan diserahkan langusng oleh Direktur Leprid, Paulus Pangka di Ruang Komunitas Sekolah Musik Purnomo Jl Pandanaran, Semarang.

"Kita perlu mengapresiasi karya anak bangsa. Mr D mempunyai semangat berinovasi dalam bermusik. Bahkan ia juga mengenalkan gitar karya inovasinya di hadapan perwakilan 100 negara dalam acara WIPO di Geneva, Swiss, dan mampu menarik perhatian dunia. Dengan penghargaan Leprid ini kami harapkan mampu mendorong dan merangsang generasi muda untuk dapat membuat inovasi-inovasi yang lainnya," ujarnya.

(Maulana M Fahmi /SMNetwork /CN40 )

ENTERTAINMENT TERKINI