image

Foto: Istimewa

06 Februari 2018 | 12:00 WIB | Musika

Album Tempo Doeloe

Keriuhan Musik Funk di Album ke-6 Chaka Khan

Album   :Destiny
Artis   :Chaka Khan
Produksi:Warner Bros/1986

MESKImenggunakan nama Khan di belakang, tetapi Chaka Khan bukanlah penyanyi asal India. Pemilik nama asli Yvette Marie Stevens ini adalah penyanyi asal Amerika Serikat yang sebelumnya dikenal sebagai vokalis grup funk Rufus. Sehingga dia dijuluki sebagai ratu musik funk. Dia menjadi penerima 10 penghargaan Grammy dan telah menjual 70 juta albumnya ke seluruh dunia.

Salah satu album Chaka Khan adalah Destiny yang merupakan album ke-6 dan dirilis Warner Bros tahun 1986. Album ini mencoba mengikuti sukses "I Feel For You". Bahkan banyak menyajikan hits seperti "Love of a Lifetime" yang mampu menduduki posisi ke-53 di Amerika, posisi ke-52 di Inggris. Atau "Tight Fit" yang mampu menduduki posisi ke-28 di Amerika. Pada album ini Chaka Khan nggak cuma cuap-cuap, tetapi juga memainkan timbales dan cowbell pada lagu "Who's it Gonna Be". Berikut review album Chaka Khan - Destiny:


Love of A Lifetime: genjrengan gitar Nick Moroch membuka lagu ini sepanjang empat bar beriring permainan hit hat dari Fred Maher. Kemudian masuk bar ke-5 hingga ke-13 diisi dengan permainan synthe bas dari David Gamson yang beriring dengan dentaman bas Marcus Miller serta hentakan drum Fred Maher dalam irama musik funk bit up tempo. Vokal Chaka mulai masuk ke bagian verse beriring hentakan musik funk bit up tempo, termasuk di bagian reffrain. Bagian jeda dari lagu ini diisi dengan permainan alto saxophone dari Robert Gay.

Earth to Mickey: sound kibor dari Reggie Griffin membuka lagu ini dengan singkat, kemudian muncul fil in drum dari perangkat sequencer dalam irama funk bit up tempo dan beriring permainan kibor Reggie sepanjang 8 bar. Kemudian vokal Chaka masuk ke bagian verse beriring hentakan musik funk bit up tempo. Termasuk saat masuk ke bagian reffrain lagu juga masih beriring hentakan musik funk bit up tempo. Bagian jeda lagu ini diisi dengan vokal rap dari Reggie. Disusul dengan permainan kibor Reggie yang meraung-raung tetapi singkat.

Watching The World: sound kibor yang singkat dari David Lebolt membuka lagu ini, menyusul hentakan drum Phil Collins, yang bersanding dengan rif-rif gitar Dan Huff serta dentaman bas Pino Paladino sepanjang delapan bar dalam irama funk bit up tempo. Baru kemudian vokal Chaka masuk di bar ke-9 beriring hentakan musik funk bit up tempo. Saat masuk ke bagian reffrain, Phil Collins sembari menabuh drum, turut memberi kontribusi vokalnya. Saat akan masuk ke bagian jeda, Phil banyak memainkan fil in nya, dan diisi dengan permainan gitar Dan Huff yang memberi aksen rock. Kemudian vokal Chaka masuk ke bagian bridge yang juga berlatar vokal Phil.

The Other Side of The World: sound kibor yang panjang enam bar dari Robie Buchanan sepanjang enam bar, kemudian vokal Chaka masuk ke bagian verse berlatar sound kibor. Saat masuk ke bagian reffrain, mulai muncul hentakan drum dalam irama slow bit funk.
 
My Destiny: sound kibor yang singkat membuka lagu ini Philipe Saise, kemudian muncul vokal Chaka yang menyanyikan bagian reffrain beriring hentakan musik funk bit mid tempo dari sequencer sepanjang 6 bar. Kemudian muncul hentakan drum Steve Ferone dalam irama funk bit mid tempo beriring dentaman bas Anthony Jackson dan rif-rif gitar dari Randy Fredix sepanjang dua bar mulai bar ke-7 hingga 9. Lalu muncul lagi vokal Chaka menyanyikan bagian reffrain beriring hentakan musik funk bit mid tempo sampai bar ke-11. Vokal Chaka masuk ke bagian verse beriring hentakan musik funk bit mid tempo, termasuk di bagian reffrain. Bagian jeda lagu ini diisi dengan permainan drive-drive gitar dari Randy Fredix dan permainan kibor dari Philipe Saise.

I Can't be Loved: hentakan musik funk bit mid tempo dari sequencer membuka lagu ini singkat, kemudian hentakan berubah menjadi funk bit up tempo beriring sound kibor dari Tony Patler sepanjang empat bar. Kemudian vokal Chaka langsung masuk ke bagian verse beriring hentakan musik funk bit up tempo. Termasuk di bagian reffrain lagu. Bagian jeda lagu diisi dengan permainan kibor dari Tony Patler, walau singkat.
 
It's You: sound kibor yang beriring hentakan musik funk bit up tempo membuka lagu ini sepanjang dua bar. Kemudian muncul vokal Chaka yang menyanyikan bagian reffrain. Langsung vokal Chaka masuk ke bagian verse lagu dan masih beriring hentakan musik funk bit up tempo. Termasuk saat masuk ke bagian reffrain lagu. Mendengar nada-nada bagian verse lagu ini, mencoba mengingatkan pada nada-nada verse lagu "Ngeceng" yang pernah dibawakan Jean Retno Ariani diiringi Emerald Band di tahun 1988.

So Close: dibuka dengan dengan fil in drum dari David Rosenberg dan hentakan musik funk bit mid tempo sepanjang 8 bar. Kemudian pada bar ke-5 mulai muncul drive-drive gitar dari Reb Bech sepanjang 4 bar. Pada bar ke-9, vokal Chaka Khan masuk ke bagian verse beriring hentakan musik funk bit mid tempo. Begitu pula saat vokalnya masuk ke bagian reffrain. Bagian jeda lagu ini menyisipkan drive-drive gitar dari Reb Bech. Sementara bagian reffrain lagu, banyak dihiasi permainan kibor Beau Hill dan rif-rif gitar yang dimainkan Reb Bech.

Tight Fit: sound kibor memanjang disusul dengan denting piano elektrik dari Tony Patler sepanjang dua bar. Kemudian vokal Chaka Khan masuk ke bagian verse beriring denting piano elektrik dan menyusul kemudian hentakan drum dalam irama contra bit dari Jimi Brauler. Saat masuk ke bagian reffrain, hentakan musik berubah menjadi funk bit mid tempo. Bagian jeda lagu ini juga menyajikan tiupan alto sax dari Robert Gay, walau hanya singkat. Termasuk pada bagian coda lagu ini.

Who's Gonna be: kocokan gitar yang singkat, kemudian muncul teriakan vokal Chaka yang diikuti hentakan musik funk bit mid tempo sepanjang empat bar beriring sound synthe bas dan kibor dari Joe Mardin. Kemudian pada bar ke-5 vokal Chaka mulai masuk ke bagian verse, serta masih beriring hentakan musik funk bit mid tempo, begitu pula pada bagian reffrain lagu. Bagian jeda lagu ini diisi dengan permainan solo syntheziser dari Reggie Griffin.

Coltrane Dreams: muncul sound alto sax dari Sam Rivers yang kemudian disusul vokal Chaka masuk ke bagian verse beriring hentakan musik berirama funk bit up tempo dari permainan drum Steve Ferone. Tiupan alto sax Sam Rivers itu masih terus mengalun. Walau pun kemudian hanya menyisakan irama ritmis sepanjang tiga bar. Kemudian bagian jeda lagu ini diisi lagi dengan tiupan alto sax.

(Nugroho Wahyu Utomo /SMNetwork /CN40 )

ENTERTAINMENT TERKINI