image

foto: suaramerdeka.com/Tresnawati

05 November 2017 | 19:13 WIB | Musika

TA Pro Tidak Pernah Menipu Kangen Band

DEPOK, suaramerdeka.com– Gonjang-ganjing antara Kangen Band dengan pihak label nampak semakin memanas. Kali ini, adalah Sutrisno alias Tole dari pihak TA Pro turut ditemani oleh kuasa hukumnya, Toto Ruhanto SH & Partners memenuhi pemanggilan pihak kepolisian untuk menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polresta Depok. “Iya benar, siang ini saya hadir untuk mendampingi Pak Tole klien kami, sebagai saksi terlapor,” kata Toto Ruhanto, kepada puluhan pewarta, di Balai Wartawan, Polresta Depok, Jalan
Margonda Raya No.14, Depok, Jumat (3/11) siang lalu.   

Mengenai pernyataan dari pihak Kangen Band atau kuasa hukum, bahwa label TA Pro meminta untuk berdamai. “Saya katakan dengan tegas sama sekali tidak ada. Saya sebagai kuasa hukum TA Pro, tidak pernah menemui ataumenelpon mereka untuk meminta berdamai. Jadi seperti yang telah saya sampaikan dan hari ini saya sampaikan kembali, bahwa klien kami tidak pernah melakukan tindak pidana penggelapan atau penipuan terhadap pihak Kangen Band,” tegas Toto Ruhanto. 

Sebagaimana diketahui, Kuasa Hukum Kangen Band, Razman Arif Nasution, telah melaporkan TA Pro sebagai label yang pernah menaungi Kangen Band dengan tuduhan penipuan dan pengeglapan dalam kerja sama sejak Mei 2016 ke Polres Kota Depok pada Selasa, 3 Oktober 2017. Kangen Band mengklaim, kerugian yang dialami selama kerja sama 15 bulan itu senlai Rp 2 miliar. Pasal yang dikenakan 372 dan 378 KUHP.

“Iya siang ini, kita datang untuk melengkapi dalam proses BAP, kan sebelumnya beberapa karyawan TA Pro sudah di proses BAP dan sudah menyerahkan bukti-bukti seperti transferan, kegiatan event, royalty dan hasil manggung Kangen Band,” paparnya bersemangat.

Selanjutnya tambah Toto Ruhanto, justru kliennya yang sangat dirugikan. "Karena ada beberapa yang mereka atau pihak Kangen Band tak bisa membuktikan akan tuduhannya terhadap klient kami,” tambahnya. 

Kalau saja, pihak TA Pro selama ini memilih untuk berdiam diri. Toto Ruhanto menjelaskan, pilihan untuk berdiam diri, karena sama sekali tak mau terjebak dalam komoditas promosi murahan untuk menguntungkan promosi pihak lain. “Inilah salah satu alasan yang tak mau terjebak di dalam pemberitaan di media,” tegas Toto, yang akan melakukan laporan balik kepada pihak Kangen Band terkait pencermaran nama baik dan fitnah itu.

Apalagi diceritakan oleh Toto Ruhanto, kalau secara hukum belum terputus hubungannya dari pihak Kangen Band. “Karena di dalam perjanjian tersebut, pihak Kangen Band sampai tiga tahun dan secara hukum masih terikat kontrak. Tetapi secara sepihak mereka memilih untuk mengundurkan diri dan telah melakukan one prestasi,” timpalnya.

Ke depannya, TA Pro lewat kuasa hukum Toto Ruhanto SH & Partners memilih akan melakukan langkah hukum kepada pihak Kangen Band. “Karena terhadap kasus ini telah merugikan klien kami baik secara material mau pun inmaterial. Jadi langkah hukumnya selain pidana juga perdata,” tutup Toto, serius.

(Tresnawati /SMNetwork /CN40 )