image

Foto: istimewa

06 November 2017 | 12:00 WIB | Musika

Progresif Rock Setengah Hati

Judul Album:Novum 

Artis            :Procol Harum

Produksi     :Eagle Rock Entertainment/2017

PROCOLHarum, band progresif rock lawas asal Inggris hingga kini masih tetap eksis. Pada awalnya mereka memang memainkan musik psychedelick rock seperti yang tertuang pada lagu evergreen mereka: "A Whiter Side of Pale" dari debut album Procol Harum (1967), atau "Pilgrim Progress" dari album A Salty Dog (1969). Akan tetapi mereka seolah setengah hati memainkan pola musik progresif rock yang dianggap sebagai musik rumit. Termasuk pada album mereka terbaru dan dirilis April 2017, Novum. 

Pola musik progresif rock sudah luntur. Kalau toh ada, bisa dijumpai pada lagu "Can't Say That". Karena musik pada lagu tersebut cenderung berubah-ubah iramanya dari swing rock up tempo menjadi musik berirama contra bit. Justru yang ada permainan bluessy dari gitaris Geoff Whitehorn. Sementara permainan organ Hammond yang menjadi ciri khas Procol Harum sejak tahun 1967 dan dimainkan Matthew Fisher, juga semakin luntur. Meski masih dipertahankan lewat permainan Josh Philips di sejumlah lagu. Berikut review album Novum milik grup Procol Harum: 


I Told on You: denting piano Garry Brooker membuka lagu ini sepanjang enam bar. Kemudian menghentak unision antara dentaman bas Matt Pegg, bit drum dari Geoff Dunn, serta drive gitar hasil permainan Geoff Whitehorn yang berlanjut pada irama musik funk bit mid tempo dan menghandirkan patern denting piano Brooker nan rapat serta berselingan dengan drive - drive gitar Whitehorn sepanjang dua bar. Vokal Brooker masuk ke bagian verse mulai bar ke-3 serta masih beriring hentakan musik funk bit mid tempo, denting piano Brooker dengan patern nan rapat, juga selingan drive-drive gitar Whitehorn. Begitu pula di bagian reffrain lagu. Bagian coda lagu menyajikan permainan organ Josh Philips yang sayangnya kurang ekspressif.

Last Chance Motel: denting piano elektrik dari Brooker membuka lagu ini sepanjang delapan bar. Kemudian vokal Brooker masuk ke bagian verse beriring denting piano serta berlatar pula suara petikan gitar Whitehorn. Kemudian pada verse kedua muncul hentakan drum Dunn dalam irama pop mid tempo. Hentakan itu semakin jelas di bagian reffrain lagu yang juga menyajikan harmonisasi vokal. Bagian jeda lagu diisi dengan denting piano dan masih beriring hentakan musik pop mid tempo. Lalu masuk lagi ke bagian reffrain lagu. 

Image of The Beast: dibuka dengan sound organ hammond Philips yang panjang. Kemudian muncul drive-drive gitar Whitehorn yang agak bluessy, serta menyusul hentakan musik berbirama 1/3 mid tempo. Vokal Brooker masuk ke bagian verse dengan masih beriring musik berbirama 1/3 mid tempo juga drive-drive gitar Whitehorn yang condong ke pola bluess. Saat masuk ke bagian reffrain muncul teknik skating, yaitu memadukan antara vokal Brooker dengan sound drive-drive gitar Whitehorn. Bagian jeda lagu ini diisi dengan denting piano Brooker yang masih beriring hentakan musik berbirama 1/3 mid tempo. 

Soldier: hentakan sampling dalam irama funk bit mid tempo membuka lagu ini beriring denting piano Brooker sepanjang empat bar. Kemudian vokal Brooker masuk ke bagian verse dan masih beriring hentakan musik funk bit mid tempo serta denting piano. Saat masuk ke bagian reffrain, hentakan drum Dunn masuk mengiringi dalam irama funk bit mid tempo. 

Don't Get Caught: petikan gitar rhytm Whitehorn membuka lagu ini sepanjang empat bar. Kemudian vokal Brooker masuk ke bagian verse beriring hentakan hit hat Dunn yang menyiratkan sajian musik berirama funk bit mid tempo. Hentakan drum Dunn semakin jelas saat masuk ke bagian reffrain lagu. Setelah melewati permainan organ Hammond dari Philips, kemudian Whitehorn mulai memasukkan drive-drive gitarnya melatari vokal Brooker. Termasuk rif-rif gitar Whitehorn di bagian reffrain berikutnya. Bagian jeda lagu ini diisi dengan permainan Hammond organ dari Philips walau singkat. 

Neighbour: genjrengan gitar Whitehorn membuka lagu ini, kemudian masuk hentakan drum Dunn dalam irama pop mid tempo yang disusul permainan akordion dari Brooker. Vokal Brooker masuk ke bagian verse masih beriring hentakan musik pop mid tempo, begitu pula saat masuk ke bagian reffrain lagu. Di bagian reffrain lagu sempat muncul harmonisasi vokal dari para personel. Bagian jeda lagu ini diisi dengan permainan akordion. Pada lagu ini bahkan Brooker sempat tertawa singkat dan muncul penggalan dialog singkat. 

Sunday Morning: muncul sound cello yang beriring denting piano Brooker sepanjang dua bar. Kemudian vokal Brooker masuk ke bagian verse dan masih beriring denting piano. Saat masuk ke bagian reffrain lagu, muncul petikan gitar rhytm dari Whiteborn. Tak lama kemudian Dunn memasukkkan hentakan berirama contra bit. Bagian jeda lagu ini diisi dengan denting piano Brooker. Namun selanjutnya lagu ini menyajikan musik berirama slow bit funk. 

Businessman: rif-rif gitar Whitehorn membuka lagu ini sepanjang empat bar. Pada bar ke-3 langsung masuk hentakan drum Dunn dalam irama rock mid tempo melalui permainan hit hat. Selanjutnya vokal Brooker masuk ke bagian verse beriring denting pianonya. Setelah melewati bagian reffrain, Whitehorn kembali memasukkkan rif - rif gitarnya. Apalagi hentakan drum Dunn di bagian reffrain semakin diperjelas. Bagian jeda lagu diisi dengan permainan drive-drive gitar Whitehorn berlatar sound - sound drivenya yang tentu saja direkam dengan teknik overdubb. 

Can't Say That: denting piano Brooker membuka singkat lagu ini, kemudian menyusul rif-rif gitar Whitehorn yang disusul hentakan drum Dunn dalam irama swing rock up tempo. Vokal Brooker masuk ke bagian verse beriring hentakan musik swing rock up tempo. Saat masuk ke bagian reffrain lagu muncul sound hammond organ dari Philips. Namun sound organ ini tenggelam oleh suara rif-rif gitar Whitehorn. Lagu ini di bagian coda menyajikan drive-drive gitar yang panjang Whitehorn beriring hentakan musik berirama contra bit. 

The Only One: denting piano Brooker membuka lagu ini sepanjang empat bar. Kemudian vokal Brooker masuk ke bagian verse lagu beriring denting pianonya. Saat masuk ke bagian reffrain, vokal Brooker beriring hentakan musik berirama slow bit funk. Sementara Whitehorn memasukkan sound drive gitarnya. Kemudian bagian jeda lagu diisi dengan petikan gitar akustiknya. 

Somewhen: denting piano Brooker membuka lagu ini sepanjang empat bar. Kemudian vokal Brooker masuk ke bagian verse beriring denting piano yang dia mainkan. Termasuk di bagian reffrain lagu, masih beriring denting pianonya sendiri.   

 

 

(Nugroho Wahyu Utomo /SMNetwork /CN40 )