image
22 November 2017 | 11:27 WIB | LIFESTYLE

SB Dunk Low “Sean Malto”, Sepatu Penyemangat Skateboarder

EKSPRESI- Nike SB Dunk sudah dipasarkan selama 15 tahun, demi merayakannya salah brand sepatu  populer di dunia ini memperkenalkan seri baru SB Dunk yang dirilis pada awal tahun 2017 dengan nama SB Dunk Low Elite. Sepatu tersebut dirancang lebih optimal dalam mendukung performa para atlet skateboard, sehingga memiliki konstruksi yang lebih ringan. Lebih fleksibel, dan lebih mendukung penguapan, tapi tetap mempertahankan bentuk original SB Dunk Low. Selain itu, struktur bantalan sepatu ini menggunakan kantung Zoom pada dasar tumit yang berukuran lebih besar dari sepatu SB Dunk Low standar.

Nah, sepatu SB Dunk Low Elite pertama yang dipasarkan adalah edisi “Sean Malto” yang menggunakan kombinasi warna biru gelap, hitam, dan putih pada bagian atas, dengan detail minor yang menggunakan warna merah dan emas, menggunakan sol tengah yang berwarna putih dan sol luar yang menggunakan translusen biru. Nggak hanya itu saja, yang unik dari edisi spesial ini adalah cetakan grafik samurai pada sol dalam dan terdapat jahitan benang merah pada logo Nike.

Konstruksi bagian atas sepatu ini menggunakan lapisan kulit sebagai pelapis luar dan menggunakan rajutan tekstil sirkular, berbeda dengan SB Dunk Low Pro yang umumnya menggunakan lapisan kulit pada seluruh bagian atas. Penggunaan lapisan tekstil yang berstruktur rajutan sirkular sebagai pengganti kulit, membuat sepatu ini menjadi lebih ringan, lebih fleksibel, dan lebih mendukung penguapan.

Sedangkan bantalan sepatu ini menggunakan phylon sebagai sol tengah dengan kantong Zoom yang berukuran besar pada area tumit. Kantong Zoom yang berukuran lebih besar dari SB Dunk Low Pro dapat menghasilkan pijakan yang lebih responsif. Sol luar sepatu ini menggunakan bahan translusen dengan densitas yang lebih rendah dari SB Dunk Pro yang menggunakan karet solid. Selain itu, sepatu ini memiliki alur-alur lekukan yang lebih banyak dengan tonjolan – tonjolan yang lebih tipis. Sehingga sol sepatu ini lebih mendukung fleksibilitas dari versi originalnya.

Sementara itu, Sean Malto adalah seorang atlet papan luncur asal Amerika Serikat keturunan Filipina-Amerika, yang memulai karir profesionalnya pada tahun 2008 dan mendapatkan penghargaan “Rookie of The Year” dari majalah Transworld Skateboarding Magazine pada tahun 2009. Pada tahun kedua karir profesionalnya, Malto menjadi juara pada kompetisi CPH Pro tahun 2010, SLS seri California tahun 2010, dan SLS seri New jersey tahun 2011.

Malto mengalami cedera pergelangan kaki parah pada tahun 2013 yang nyaris menamatkan karir papan luncurnya dan membutuhkan waktu tiga tahun untuk pemulihan cedera dan mengembalikan kondisi primanya. Pada tahun 2017 dengan menggunakan SB Dunk Low Elite, Malto berusaha keras untuk kembali berprestasi di berbagai kompetisi papan luncur profesional.

Foto: nike.com

 

(Adib Auliawan /SMNetwork /CN42 )