image
19 Oktober 2017 | 11:28 WIB | SOULUTION

Kominfo Siap Blokir 30 Juta Konten Porno di Internet

Remaja.suaramerdeka.com– Konten-konten porno yang tersebar di dunia maya setiap harinya semakin bertambah. Melihat hal tersebut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bakal memblokir 30 juta konten pornografi yang saat ini beredar di dunia maya dengan menggunakan sistem "Crawling".

Seperti dilansirHai,Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, mengungkapkan kalau pemerintah baru bisa menghapus 700 ribu konten pornografi. Nah, lewat sistem Crawling, Kominfo menargetkan 30 juta konten pornografi bisa ditutup.

"Target 30 juta, insyallah saya fokus," katanya.

Sistem Crawling ini berbeda dengan sistem manual sebelumnya. Dimana sistem tersebut menerima semua laporan masyarakat dari situs pengaduan "Trust Positif".

"Sistem ini nantinya akan membaca konten apa saja yang bisa diakses oleh pengguna internet dan kemudian memberikan laporan untuk nantinya dianalisis kembali,"tambah Semuel.

Selain itu, sistem  Crawling bakal menganalisa dan memblokir otomatis kalau masuk ke dalam konten negatif. Hal tersebut akan berjalan lebih cepat dibandingkan menggunakan sistem manual yang harus dicek kontennya dulu satu demi satu.

"Selama ini crawling kami lakukan secara manual. Banyak waktu yang terbuang,"tandasnya. .

Sementara itu, PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) sudah memenangkan pengadaan mesin sensor internet bermuatan negatif tersebut. Mulai 31 Desember 2017, sistem pencegahan konten pornografi ini akan bisa bekerja secara otomatis.

Daripada cari konten porno yang nggak ada faedahnya, mending berkegiatan yang positif bin kreatif saja, kawan. Betul kan? 

Foto: berbagaisumber

(Adib Auliawan /SMNetwork /CN42 )