![]() |
|
|
||||||||||||||
|
|
Tiap Bulan Ada 14 Pengidap HIV/AIDS Baru
Samarinda, CyberNews. Persatuan Keluarga
Berencana Indonesia (PKBI) mencatat dalam kurun waktu Juni-Desember 2007
ditemukan 101 kasus baru HIV/AIDS di Samarinda, Kalimantan Timur, atau
rata-rata setiap bulan muncul 14 kasus.
Hingga Desember 2007 tercatat 218 kasus, peningkatan dari 117 kasus hingga Mei 2007. Dari jumlah tersebut, 19 orang pengidap di antaranya telah meninggal dunia. Koordinator Proyek HIV/AIDS PKBI Muran Gautama mengatakan jumlah pengidap yang ditemukan berdasarkan layanan VCT di dua rumah sakit, yaitu RS Dirgahayu dan RSUD Abdul Wahab Sjachranie Samarinda. Menurut Muran, pengidap tidak lagi dari kalangan pekerja seks, namun meluas hingga ke masyarakat umum. "Ironisnya 98 persen pengidap di Samarinda itu merupakan usia produktif 15-44 tahun," kata Muran. Dari temuan PKBI, seluruh wilayah di Samarinda terwakili. Pengidap yang teridentifikasi didominasi perilaku seks bebas dan penggunaan narkoba dengan media jarum suntik. PKBI selaku organisasi yang peduli terhadap HIV/AIDS saat ini terus memberikan edukasi terhadap 30-an orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Ia berharap pemerintah daerah juga mau membantu dengan memberikan pendidikan, karena dengan pengetahuan diyakini bisa menekan penyebaran penyakit yang hingga kini belum ditemukan obatnya itu. "Jika berdasarkan perhitungan nasional, satu orang bisa menularkan kepada seratus orang, artinya HIV/AIDS di Samarinda sudah menyebar luas di seluruh lapisan masyarakat," ujarnya. Sementara data terakhir dari Dinas Kesehatan Kalimantan Timur hingga
akhir 2007 mencatat 707 kasus yang tersebar di daerah itu. Selain Samarinda,
di Kota Balikpapan ditemukan 59 kasus dan Kota Tarakan 11 kasus. Dari jumlah
penderita akumulasi dari 1993-2007 itu sedikitnya 45 orang pengidap penyakit
mematikan itu meninggal dunia.( tempo/Cn08 )
|
|||||||||||||
| Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission |