![]() |
|
|
||||||||||||||
|
|
Pengusaha Nasional Prihatinkan Sikap Saling Tuduh
di Indonesia
Jakarta, CyberNews. Pengusaha nasional Tong
Djoe memprihatinkan sikap masyarakat Indonesia yang pada saat ini sering
saling tuduh dan saling hujat sehingga bangsa Indonesia tidak bisa membangun
secara baik.
"Kenapa kita saling tuduh menuduh? Dan, saling hujat menghujat? Hanya pintar membongkar `tong sampah`. Seharusnya, kita bersama-sama membersihkan sampah itu. Bukan saling tuduh-menuduh," katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat. Tong Djoe heran sikap buruk itu berkembang, padahal selama ini rakyat Indonesia dikenal memiliki sifat saling hormat dan saling menghargai. Tong Djoe mengatakan, Indonesia adalah negara yang kaya dan mempunyai segalanya, namun kekayaan itu belum dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga kontribusinya bagi masyarakat juga masih sedikit. Sikap saling tuduh dan saling hujat tersebut dapat menjadikan kekayaan Indonesia makin sulit dikembangkan. Sikap yang sebenarnya harus dikembangkan, menurut dia, adalah saling mencintai, saling mengisi, saling menghormati dan saling percaya. Tong Djoe juga memprihatinkan terhadap nasib mantan Presiden Soeharto yang terus dihujat tanpa melihat jasa-jasanya selama ini, seperti dalam pembangunan ekonomi dan pendidikan. Pria kelahiran Medan pada 1926 itu juga mengatakan, rakyat ingin
mempunyai pemerintahan yang baik, yang mampu memberikan ketenteraman hidup,
sehingga rakyat bisa bekerja dan berusaha dengan tenang dan damai.( ant/Cn08 )
|
|||||||||||||
| Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission |