![]() |
|
|
||||||||||||||
|
|
Jumlah Pengangguran di Yogya
Meningkat
Yogyakarta, CyberNews. Semenjak
bencana gempa bumi 27 Mei tahun
silam, jumlah angka pengangguran cukup tinggi. Angka
pengangguran di Yogyakarta hingga pertengahan tahun
2007 ini, jumlahnya mencapai 151.570 orang.
Padahal, kata Hendarto Budiono, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY, sebelumnya tidak mencapai angka sebanyak itu. ''Sebelum gempa angka pengangguran di Yogyakarta, hanya sekitar 110 ribu orang, tetapi kini jumlahnya sudah mencapai 151.570 orang,'' kata Hendarto Budiono kepada wartawan di Gedung Pracimosono, Pemprov DIY, Jumat (27/7). Menurut Hendarto, dari jumlah itu, kata dia, meliputi 73.192 laki-laki dan 73.378 perempuan. Selain dihadapkan pada masih tingginya jumlah pengangguran tersebut, di sisi lain juga dihadapkan pada kondisi yang kurang menguntungkan, yaitu rendahnya kualitas dan produktifitas tenaga kerja. Dari angka itu, lanjut dia, jumlah pengangguran tingkat Sekolah Dasar (SD) ada sekitar 2,63 persen, SLTP 15,24 persen, SLTA 62,11 persen dan Diploma sekitar 5,36 persen serta untuk tingkat sarjana ada sekitar 14,66 persen. "Kita akui memang angka pengangguran di Yogyakarta masih cukup tinggi. Bahkan saat ini sudah mulai nampak trend penganggur dan pencari kerja sarjana maupun S2," tambah Hendarto mencoba menjelaskan. Lebih lanjut Hendarto mengatakan, meskipun berbagai program untuk mengurangi jumlah pengangguran itu telah dilakukan, seperti program padat karya produktif, pendayagunaan tenaga kerja pemuda mandiri profesional maupun pengembangan wirausaha, namun masih saja terkendala beberapa hambatan. Sebab, menurut Hendarto, di Yogyakarta masih terjadi ketimpangan antara kesempatan kerja dan angkatan kerja. Selain itu meskipun ada penurunan jumlah kemiskinan perkotaan, tapi kemiskinan pedesaan justru meningkat. Jumlah kemiskinan di kota, kata dia, memang turun menjadi 16,9 persen tapi penduduk miskin di desa naik menjadi 25 persen. Hal itu disebabkan, masih adanya keahlian terbatas dan pendidikan terbatas [ada masyarakat pedesaan. Untuk itu Hendarto menegaskan, sebagai salah satu langkah untuk menekan jumlah pengangguran di Kota Pelajar dalam setahun pihaknya telah menggelar bursa kerja sebanyak dua kali. Untuk tahun ini, kata Hendarto, akan dilaksanakan pada akhir Juli dan bulan November mendatang. Untuk bursa kerja bulan ini, kata dia, ditargetkan terjadi penempatan tenaga kerja sebanyak 4800 orang dengan 13.000 lowongan kerja. "Target kita sih ada 40 an perusahaan bisa
berpartisipasi. Tapi sekarang baru ada 19 perusahaan
yang menawarkan sekitar 1.790 lowongan kerja," tutur
Hendarto, seraya menambahkan bursa kerja ini akan
dilakukan selama tiga hari mulai tanggal 30-31 Juli
dan tanggal 1 Agustus 2007 di Gedung Serbaguna
Angkatan Udara, Jalan Janti, Yogyakarta.( sugiarto/Cn08 )
|
|||||||||||||
| Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission |