Daerah
Kamis, 26 Juli 2007 : 22.57 WIB
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
DPR Minta Daerah Siapkan Tim Penanggulangan Bencana
Klaten, CyberNews.Komisi VIII DPR RI meminta semua pemerintah daerah baik tingkat provinsi dan kabupaten menyiapkan tim bagi tahap awal pembentukan badan penanggulangan bencana (PB) daerah.

 Tim itu mendesak dibentuk seiring sudah disahkannya UU nomor 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana oleh DPR pada bulan April lalu. Yang salah satu pasalnya mengamanatkan pembentukan badan penanggulangan bencana nasional dan daerah.

''Minimal satu tahun setelah UU disahkan dan PP nya turun, daerah sudah harus membantuk badan itu. Sehingga penanganan bencana alam tidak lagi didasarkan panitia yang sifatnya adhoc,''ujar wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Hj Aisyah Hamid Baidlowi Kamis (26/7) saat bertemu Bupati Klaten, Surana SE di Pemkab.

Di pusat, maksimal enam bulan setelah semua mekanisme perundang-undangan ada, juga diharapkan badan penanggulangan bencana nasional itu sudah bisa menggantikan peran Bakornas. Sebab selama ini Bakornas hanya bersifat sementara sehingga penanganan bencana alam sering tidak sistematis.

Badan yang baru itu nantinya selain berfungsi koordinasi juga akan memegang komando secara keseluruhan. Sebagai ketuanya, nantinya akan ditunjuk pejabat setingkat menteri dengan laporan langsung kepada presiden. Setiap ada bencana, badan itu harus siap setiap saat.

Dia mengatakan, pascadiundangkannya UU itu, DPR masih menunggu Peraturan Pemerintah sebagai aturan pelaksanaanya. Sehingga dengan kunjungan ke beberapa daerah yang pernah dilanda bencana akan diperoleh masukan. Masukan dari daerah itulah yang nantinya akan disalurkan ke presiden untuk menyusun PP.

Bupati Klaten, Sunarna SE dalam kesempatan itu mengusulkan kepada pemerintah pusat agar memiliki sarana medis yang selalu siap.''Berdasar pengalaman di Klaten, kami kesulitan soal penanganan medis saat gempa,'' ujar dia.

Selain pembentukan badan, juga sangat mendesak adanya rumah sakit tenda yang dilengkapi segala fasilitas. Belajar dari pengalaman penanganan gempa di Klaten, rumah sakit tenda yang didirikan negara sahabat seperti Pakistan dan Kuba di wilayah terpencil sangat membantu.

Selain itu, Pemkab juga meminta dukungan pemerintah pusat untuk membangun barak pengungsian di lereng Gunung Merapi. Sebab selain gempa, Gunung Merapi adalah ancaman yang riil dan sulit diprediksi. Usulan barak itu sudah disampaikan ke Bakornas dan DPR tetapi belum ada hasilnya.( achmad hussain/Cn07 )

Berita Terkini
Senin, 18 Februari 2008 : 19.36 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.25 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.18 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.10 WIB - Daerah Aktual
Diduga Kuota Haji Habis
Warga Luar Jawa Cari KTP Magelang
Senin, 18 Februari 2008 : 18.54 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 18.32 WIB - Ekonomi Aktual

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission