![]() |
|
|
||||||||||||||||
|
|
Jelang Waisak, Bhiksu Gelar Ritual Pindapatta
Sedikitnya 130 bhiksu terlibat dalam prosesi itu, 30 diantaranya datang dari Thailan. Prosesi itu dimulai dari halaman Tempat Ibadah Tri Dharma Liong Hok Bio. Sambil melantunkan Parita (kidung pujian) mereka menyusuri sepanjang Jalan Pemuda (Kawasan Pecinan) Kota Magelang. Sepanjang jalan itu, umat Buddha sudah bersiap-siap di depan pintu rumah atau tokonya masing-masing. Dengan posisi tangan Anjali (sikap sempurna menyembah) mereka memasukkan amplop warna merah ke dalam wadang yang dibawa oleh bhiksu. Koordinator Dewan Sangha Perwalian Umat Buddha Indonesia (Walubi), Bhiksu Tadisa Paramitha menjelaskan, ritual Pindhapata ini merupakan tradisi yang harus dilakukan para bhiksu sebelum melaksanakan prosesi Agung Tri Suci Waisak yang dipusatkan di Candi Mendut dan Candi Borobudur. ''Ritual Pindhapata ini merupakan ajaran Sang Buddha, karena selama ada di dalam vihara para bhiksu dilarang untuk mengumpulkan bahan makanan maupun uang sehingga perlu uluran tangan agar bisa makan,'' katanya. ( sholahuddin al-ahmed/cn05 )
|
|||||||||||||||
| Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission |