Daerah
Rabu, 30 Mei 2007 : 14.58 WIB
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Jelang Waisak, Bhiksu Gelar Ritual Pindapatta
Seorang nenek mengajarkan cucunya memberikan angpau kepada bhiksu dalam acara Pindapata. Acara itu dilakukan dua hari sebelum puncak acara Waisak. (Foto SM CyberNews/Sholahuddin)
Magelang, CyberNews. Dua hari menjelang perayaan Waisak 2551 BE/2007 yang jatuh pukul 08.00 lebih 27 detik Jumat (1/6) lusa, para bhiksu dari Sangha Theravada dan Mahayana menggelar ritual Pindhapata (mengumpulkan bahan makanan dan uang) dari umat Buddha yang ada di Kota Magelang, Rabu (30/5) pagi.

Sedikitnya 130 bhiksu terlibat dalam prosesi itu, 30 diantaranya datang dari Thailan. Prosesi itu dimulai dari halaman Tempat Ibadah Tri Dharma Liong Hok Bio. Sambil melantunkan Parita (kidung pujian) mereka menyusuri sepanjang Jalan Pemuda (Kawasan Pecinan) Kota Magelang.

Sepanjang jalan itu, umat Buddha sudah bersiap-siap di depan pintu rumah atau tokonya masing-masing. Dengan posisi tangan Anjali (sikap sempurna menyembah) mereka memasukkan amplop warna merah ke dalam wadang yang dibawa oleh bhiksu.

Koordinator Dewan Sangha Perwalian Umat Buddha Indonesia (Walubi), Bhiksu Tadisa Paramitha menjelaskan, ritual Pindhapata ini merupakan tradisi yang harus dilakukan para bhiksu sebelum melaksanakan prosesi Agung Tri Suci Waisak yang dipusatkan di Candi Mendut dan Candi Borobudur.

''Ritual Pindhapata ini merupakan ajaran Sang Buddha, karena selama ada di dalam vihara para bhiksu dilarang untuk mengumpulkan bahan makanan maupun uang sehingga perlu uluran tangan agar bisa makan,'' katanya.

( sholahuddin al-ahmed/cn05 )

Berita Terkini
Senin, 18 Februari 2008 : 19.36 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.25 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.18 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.10 WIB - Daerah Aktual
Diduga Kuota Haji Habis
Warga Luar Jawa Cari KTP Magelang
Senin, 18 Februari 2008 : 18.54 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 18.32 WIB - Ekonomi Aktual

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission