![]() |
|
|
||||||||||||||
|
|
Pasca Gempa, Candi Prambanan Belum Direnovasi
Yogyakarta, CyberNews.Sejak gempa bumi 27 Mei tahun lalu hingga kini
Candi Prambanan, belum direstorasi.
Untuk menyelamatkan bangunan peninggalan sejarah tersebut, bangunan candi hanya ditopang atau disanggah dengan bambu dan pipa besi. Dengan harapan, bangunan candi tidak runtuh bila terkena getaran. Sampai sekarang ini, menurut Ir Guntur Purnomo AR, Direktur Operasi dan Pengembangan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, para ahli arkeologi dari berbagai negara bersama Unesco sedang melakukan penelitian agar bangunan candi tersebut bisa dikembalikan seperti sediakala. ''Saat ini para ahli arkelogi dari berbagai negara dan Unesco, sedang melakukan penelitian,'' kata Ir Guntur Purnomo, menjawab pertanyaan wartawan sehubungan dengan pementasan Sendratari Ramayana tanggal 1 Mei lusa di ruang pertemuan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Jumat (27/4). Pergelaran Sendratari Ramayana yang melibatkan 200 penari tersebut, baru akan digelar kembali tanggal 1 Mei nanti di Panggung Terbuka Candi Prambanan. Para pendukung sendratari berasal dari Yayasan Rorojonggrang, Guwo Wijoyo, Sekar Puri dan Wisnu Murti. Sebelum dibangun kembali, kata Guntur, para arkeologi dari berbagai negara bersama Unesco sengaja lebih dulu melakukan penelitian. Untuk mencari strategi yang paling pas dan ideal bagi restorasi candi tersebut. ''Penelitian itu sampai sekarang masih berjalan, jadi kami belum bisa menjelaskan kapan restorasi itu bakal dilakukan,'' ujar Guntur menjelaskan. Sedangkan menyangkut dana, kata dia, sudah ada beberapa negara yang sanggup dan siap mendanai renovasi Candi Prambanan yang runtuh dan rusak berat akibat diterjang gempa bumi 27 Mei tahun lalu. Negara yang sudah menyanggupi, antara lain Belanda, Jepang dan Arab. Dana itu, lanjut Guntur dengan di dampingi Gendrowiyono, Direktur Keuangan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, sebenarnya dana itu sudah siap. Namun, kata dia, dana itu baru bisa turun kalau sudah ada persetujuan dengan Unesco. ''Masalahnya pihak Unesco dan pakar arkeologi belum bisa menentukan strategi restorasi Candi Prambanan dengan cara apa yang paling tepat untuk merenovasi candi tersebut,'' kata Guntur, seraya menambahkan rencananya mereka akan rapat pada bulan Juni mendatang. Dijadwalkan akhir tahun ini, Candi Garuda yang posisinya sudah miring akan diturunkan. Sekarang ini, untuk menjaga keutuhan candi tersebut disanggah dengan tiang besi. ''Akhir tahun ini, direncanakan Candi Garuda baru akan diturunkan,'' katanya. ''Candi Garuda terletak disebelah Utara Candi Wisnu,'' tambah Guntur.
Sehingga belum bisa menjelaskan masalah pembiayaan restorasi Candi
Prambanan, karena sekarang ini para pakar arkeologi dan Unesco sedang
melakukan penelitian untuk menentukan strategi restorasi Candi Prambanan
yang paling tepat.( sugiarto/Cn07 )
|
|||||||||||||
| Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission |