Daerah
Jumat, 13 April 2007 : 22.56 WIB
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Indonesia Dikhawatirkan Jadi Negara Kuli
Semarang, CyberNews. Akibat rendahnya dunia pendidikan dikhawatirkan pada masa mendatang bangsa Indonesia akan menjadi negara kuli bagi bangsa-bangsa lain.

Pendapat itu disampaikan oleh Rektor Unissula Dr dr HM Rofiq Anwar Sp PA saat menjadi nara sumber dalam acara pembekalan wisudawan-wisudawati wisuda ke-53 periode April 2007 program studi magister (S2) Unissula yang diselenggarakan di Aula Fakultas Teknik Industri, Jumat (13/4).

Pembekalan itu sendiri diikuti 111 peserta yang terdiri atas 90 orang calon wisudawan program magister manajemen, 8 orang dari magister teknik sipil, dan 13 peserta dari magister hukum.

Menurutnya meski setiap tahun bangsa Indonesia melahirkan puluhan ribu sarjana dari berbagai disiplin ilmu, tetapi sampai saat ini kondisi bangsa Indonesia masih carut marut. Hal itu terjadi karena, meskipun makin tinggi pendidikan seseorang, bukannya makin meningkat kemandirian mereka dalam berwirausaha.

"Kondisi yang terjadi saat ini adalah makin tinggi pendidikan, tetapi malah makin rendah kemandirian dan semangat rakyat Indonesia untuk berwirausaha. Mereka lebih senang bekerja di bawah pimpinan orang lain, tidak berusaha untuk menjadi pemimpin dinegerinya sendiri," kata dia.

Akibat dari hal itu, lanjut Rofiq Anwar, tidak menutup kemungkinan bangsa Indonesia menjadi kuli bagi bangsa lain di negaranya sendiri. "Apakah anda mau menjadi kuli di negara sendiri?" tanya dia di hadapan peserta.

Dia menambahkan, kasus yang terjadi di IPDN menunjukkan bahwa pendidikan di Indonesia mengalami kegagalan. Dalam hal ini, kata dia, gagal dalam mempersiapkan calon-calon pemimpin atau khalifah yang terbaik dimuka bumi. "Apakah IPDN merupakan sekolah pembunuh? atau mungkin di sana merupakan tempat pembunuhan berencana. Yang terjadi di sana menurut saya adalah gagalnya dunia pendidikan," kata dia.

Rektor Unissula juga menjelaskan belum lagi masalah pemimpin redaksi majalah playboy yang divonis bebas, hal itu makin menunjukkan bahwa tidak hanya dunia pendidikan yang gagal tetapi juga hukum di Indonesia belum berjalan sebagaimana mestinya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan masih ada harapan bagi bangsa untuk bisa bangkit supaya tidak menjadi bangsa kuli. "Caranya dengan membangun sikap dan pengetahuan, karena sikap mental yang positif dapat mendatangkan ilmu pengetahuan yang berguna untuk membangun bangsa," kata dia.  ( rosyid ridho/Cn08 )

Berita Terkini
Senin, 18 Februari 2008 : 19.36 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.25 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.18 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.10 WIB - Daerah Aktual
Diduga Kuota Haji Habis
Warga Luar Jawa Cari KTP Magelang
Senin, 18 Februari 2008 : 18.54 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 18.32 WIB - Ekonomi Aktual

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission