Daerah
Minggu, 17 Desember 2006 : 22.06 WIB
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Siswa SMAN I Salatiga Peraih Perak Olimpiade Astronomi
Satria Utama, siswa kelas 3 SMAN 1 Salatiga memegang piagam penghargaan dalam Olimpiade Astronomi Asia-Pasifik bersama Kepala Sekolah Drs Samtono MSi. (Foto SM CyberNews/Surya Yuli P)
Salatiga, CyberNews. Satria Utama, siswa kelas 3 SMAN 1 Salatiga berhasil meraih medali perak pada Olimpiade Astronomi Asia-Pasifik yang digelar di Vladivostok Rusia mulai tanggal 3 hingga tanggal 12 Desember lalu. Dia merupakan satu-satunya siswa dari rombongan Indonesia yang mampu meraih medali tertinggi dalam lomba itu.

Putra pertama pasangan Budi Utomo, karyawan RSUD Salatiga, dan Susilowati itu sebelumnya adalah juara lomba Astronomi Tingkat Salatiga, Jateng, dan Nasional. Meski sempat menyesal karena seharusnya mampu mendapatkan emas atau juara pertama, tetapi keberhasilan itu cukup membuat dirinya berbangga. ''Setelah meraih keberhasilan itu bukan berarti saya terlena, tetapi justru memacu untuk berbuat yang terbaik bagi sekolah dan negara,'' ujarnya.

Satria mengaku jatuh dalam materi lomba observasi atau pengamatan langsung alam semesta, sementara materi teori dan praktik astronomi, siswa jurusan IPA itu mendapat nilai penuh. Dalam Olimpiade astronomi itu, diikuti oleh perwakilan beberapa negara. Dari Indonesia mengirimkan beberapa siswa dalam kategori yunior (SMP) dan Senior (SMA) termasuk Satria.

Secara keseluruhan, medali emas diraih oleh China, Korea, dan Rusia. Medali perak diraih Indonesia, dan China sebanyak 2 medali, serta medali perunggu diraih oleh 7 negera, di mana 3 siswa Indonesia meraih medali itu.

Keberhasilan Satria yang bertempat tinggal di RT 1 RW 6 Krasak Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo Salatiga itu, cukup membuat sekolah, daerah, dan negara bangga. Karena kompetisi tersebut terhitung memiliki tingkat kesulitan tinggi karena lawannya berasal dari negara-negara yang memiliki teknologi maju berkaitan dengan astronomi.

Beasiswa ITB

Sebelum maju dalam olimpiade tersebut selama ini Satria mendapat bimbingan langsung dari 2 dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), yakni Prof Suryadi Siregar dan Prof Taufik Hidayat. Keduanya merupakan dosen astronomi.

Sejak mengikuti lomba tingkat Salatiga hingga Jateng sudah puluhan juta hadiah yang diperoleh, yakni Rp 5 juta dari Pemkot Salatiga dan Rp 20 juta langsung dari Gubernur Jateng. Tidak hanya itu, beasiswa melanjutkan studi di ITB sudah menjadi jaminan bagi Satria hingga selesai meraih gelar sarjana. Bahkan atas keberhasilan membawa nama sekolah dalam bidang astronomi, Gubernur Jateng H Mardiyanto telah menjanjikan SMAN 1 Salatiga mendapat paket teleskop senilai Rp 80 juta.

Kepala SMAN 1 Salatiga Drs Samtono MSi didampingi Wakasek Kesiswaan Drs Sutikno mengatakan, keberhasilan Satria merupakan kebanggaan bagi sekolah. Sehingga diharapkan dapat menjadi pemicu bagi siswa lainnya di Salatiga untuk melakukan hal yang sama.

''Kami juga berterima kasih karena dari keberhasilan itu Sekolah dijanjikan mendapat bantuan teleskop oleh Gubernur Jateng. Dan kami telah mempersiapkan pula bangunan tempat teleskop, karena nantinya juga akan menjadi tempat praktik sekolah lain,'' terangnya.
  ( surya yuli p/cn05 )

Berita Terkini
Senin, 18 Februari 2008 : 19.36 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.25 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.18 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.10 WIB - Daerah Aktual
Diduga Kuota Haji Habis
Warga Luar Jawa Cari KTP Magelang
Senin, 18 Februari 2008 : 18.54 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 18.32 WIB - Ekonomi Aktual

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission