Daerah
Kamis, 05 Oktober 2006 : 14.07 WIB
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Jumat, Hasil Ujian Kejar Paket Diumumkan
Kabupaten Demak Terlambat
Surakarta, CyberNews. Hasil ujian kejar paket A, B dan C yang digelar Agustus lalu, akan diumumkan Jumat secara nasional, kecuali Irian Jaya Barat yang terlambat mengirimkan hasil scanning komputer.

Pengumuman sudah dikirimkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di setiap provinsi, dan nantinya diumumkan melalui Dinas Pendidikan di kabupaten/kota.

''Khusus Jateng, kemungkinan Kabupaten Demak yang masih belum ada, karena data yang dikirim ke Depdiknas ternyata rusak, sehingga tidak bisa diproses bersamaan dengan kabupaten lain. Data perbaikan baru dikirimkan hari ini , kalau memungkinkan bisa selesai dan langsung dikirim, jika tidak terpaksa Jateng diumumkan tanpa Demak,'' kata Ella Yulaelawati MA PhD, Direktur Pendidikan Kesetaraan Ditjen Pendidikan Luar Biasa Depdiknas, Kamis (5/10).

Ditemui di sela-sela acara validasi pendidikan kesetaraan di Hotel Sahid Kusuma Solo, dia mengatakan, angka kelulusan secara nasional, terutama untuk ujian paket C (setara SLTA) ternyata cukup menggembirakan. Jurusan IPS, peserta yang lulus sebanyak 79,7 persen dan jurusan IPA 71,82 persen.

''Untuk peserta yang berasal dari lulusan SLTA yang gagal ujian nasional (UN), yang lulus sebanyak 72,99 persen, dan peserta dari non-UN yang berasal dari kelompok belajar, yang lulus 69,07 persen. Nilai rata-rata kelulusan jurusan IPA 5,9 dan jurusan IPS 6,9.

Untuk peserta Jateng, prosentase kelulusan mencapai 71,16 persen (pesertanya berjumlah 5.743 orang yang lulus 4.087) untuk jurusan IPA, dan 80,33 untuk jurusan IPS (peserta 15.823 yang lulus 12.710),'' kata Ella.

Dikatakannya, ada kesimpangsiuran berita yang muncul di surat kabar, terkait dengan pengumuman hasil ujian kejar paket ini. Rencana semula, Depdiknas akan mengumumkan pada 28 September. Namun karena ada beberapa daerah yang belum menyerahkan data scanning sampai detik-detik terakhir, akhirnya pengumuman diundur 6 Oktober.

''Jadi bukan pengumumannya diundur sampai 28 Oktober sebagaimana diberitakan di media massa. Itu salah memahami. Malahan meski sudah mundur seminggu, toh masih ada yang ditinggal, seperti beberapa provinsi di luar Jawa maupun Kabupaten Demak yang mengalami kerusakan data itu,'' tandas dia.

( joko dwi hastanto/cn09 )

Berita Terkini
Senin, 18 Februari 2008 : 19.36 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.25 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.18 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.10 WIB - Daerah Aktual
Diduga Kuota Haji Habis
Warga Luar Jawa Cari KTP Magelang
Senin, 18 Februari 2008 : 18.54 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 18.32 WIB - Ekonomi Aktual

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission