![]() |
|
|
||||||||||||||
|
|
Dua Peneliti UGM Hilang di Selatan Papua
Jayapura, CyberNews. Dua orang peneliti
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan seorang awak perahu motor (speedboat)
hilang setelah perahu motor yang mereka tumpangi terbalik di perairan antara
Asmat dan Mimika, Sabtu (19/8).
Dua penumpang lain dan pengemudi perahu motor ditemukan selamat di Pulau Pariri, sekitar 20 mil laut dari Timika, ibukota Kabupaten Mimika Minggu (20/8). Tiga peneliti Universitas Gadjah Mada yang menjadi korban kecelakaan laut itu adalah Indra, Iswan, dan Agung alias Mas Aka. Staf Kantor SAR Timika, Danang Prihandoko menjelaskan ketiganya meninggalkan Agats, ibukota Kabupaten Asmat, setelah melakukan sejumlah studi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asmat. Ketiganya berangkat dari Agats sekitar pukul 08.00 WIT, menumpang perahu motor yang dikemudikan staf Pemkab Asmat, Yeremias. Dua pengantar lainnya adalah Lapae dan Amir. "Sekitar pukul 17.00 WIT, mereka tiba di perairan Pulau Pariri. Saat itu, speedboat terbalik," kata Danang saat dihubungi di Timika pada Minggu (20/8). Agung, Yeremias, dan Amir berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju Pulau Pariri. Mereka akhirnya ditemukan tim pencari di pulau yang sama Minggu (20/8). Sementara keberadaan tiga penumpang lainnya, Indra, Iswan, dan Lapae, belum diketahui. Danang menjelaskan tim pencari gabungan Kantor SAR Timika, Pangkalan TNI AL Mimika, Response Group PT Freeport Indonesia, Komando Distrik Militer Mimika dan Kepolisian Resor Mimika akan melanjutkan pencarian di perairan Pulau Pariri Senin (21/8). "Pencarian akan dilakukan berdasarkan keterangan tiga korban selamat. Mereka sedang diperiksa di Pos Komando Pencarian di Portsite Timika," kata Danang pada Minggu malam. Perairan selatan Papua, khususnya di pesisir antara Agats dan Timika terkenal dengan ombak yang besar dan cuaca yang bisa berubah dengan cepat. Pada 6 Juli 2006, longboat yang ditumpangi empat kru Jejak Petualang TV-7 dan tiga awak kapal juga tergulung ombak di kawasan yang sama, tepatnya di perairan Pulau Tiga. Empat kru Jejak Petualang, yaitu Dody Johanjaya, Wendy Muhammad Firman, Budi Kurniawan, dan Medina Kamil ditemukan selamat di Pulau Tiga. Akan tetapi hingga kini keberadaan juru kamera Bagus Dwi dan tiga awak kapal bernama Lucky, Agus, dan Yunus belum diketahui. ( ant/kcm/Cn08 )
|
|||||||||||||
| Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission |