Nasional
Sabtu, 12 Agustus 2006 : 22.51 WIB
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Menlu Segera Bahas Nelayan Ilegal Indonesia dengan Papua Nugini
Malang, CyberNews. Menteri Luar Negeri H Hassan Wirajuda segera melakukan pendekatan bilateral, membahas persoalan nelayan Indonesia yang ditangkap tentara Papua Nugini akibat diduga memasuki wilayah perairan negara Irian timur itu.

"Kami akan melakukan pembicaraan, pendekatan bilateral itu akan dilakukan secepatnya," ujarnya di Malang, Sabtu (12/8). Ia mengemukakan hal itu menanggapi tertangkapnya sejumlah nelayan asal Jayapura, Papua, Selasa (8/8), setelah insiden penembakan kapal nelayan Buana Jaya. Dalam peristiwa ini satu orang tewas dan dua lainnya mengalami luka tembak.

Nelayan yang tewas, Mulyadi, sedang yang luka tembak, Hamid dan Kopal. Selain itu, tercatat tujuh orang yang selamat yakni Hamkah, Nasrul, Lupus, Dalwi, Seri, Lompo dan Tuamira, yang ditahan polisi Papua Nugini.

Menurut Menlu, tujuh nelayan Indonesia yang ada di Papua Nugini bukan disandera, melainkan ditahan dengan alasan melakukan pelanggaran batas wilayah. "Kami akan segera upayakan pendekatan bilateral untuk itu."

( ant/cn05 )

Berita Terkini
Senin, 18 Februari 2008 : 19.36 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.25 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.18 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.10 WIB - Daerah Aktual
Diduga Kuota Haji Habis
Warga Luar Jawa Cari KTP Magelang
Senin, 18 Februari 2008 : 18.54 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 18.32 WIB - Ekonomi Aktual

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission