Nasional
Sabtu, 15 Juli 2006 : 13.03 WIB
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Bams Samsons Ternyata Anak Tiri Hotma
Jakarta, CyberNews. Vokalis grup band Samsons, Bambang Sitompul alias Bams, kembali membuat berita heboh. Sayangnya, bukan berita menyangkut band yang telah membesarkan namanya itu.

Usai mengaku berpacaran dengan pesinetron muda Nia Ramadhani, kali ini Bams-- demikian sapaan Bambang Sitompul--dibuat heboh oleh sebuah tayangan infotainment yang menyebutkan bahwa Bams bukanlah anak kandung pengacara kondang Hotma Sitompul.

Johan Begin Bukit (54), ayah kandung Bams, yang ditemui di ruang kerjanya di lantai 15 Gedung Sona Topas, kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (14/7) sore, mengaku hanya khawatir jika saja suatu saat nanti anak lelaki pertamanya itu melupakan dirinya. Maklum, Bams dan kelompok bandnya sekarang mulai banyak dikenal orang ini.

"Tidak ada persoalan serius. Saya hanya ingin menegaskan kalau saya ini adalah ayah biologisnya Bams. Saya hanya tidak ingin, jika nantinya keluar kata-kata dari mulut Bams yang tidak mengakui kalau saya ini ayah kandungnya," kata Johan, yang bekas wartawan dan kini memimpin 33 perusahaan skala besar dan kecil. Ia juga membantah isu yang menyebutkan bahwa hubungannya dengan Bams tidak lancar, bahkan terkesan buruk.

"Saya tetap kontak dengan Bams. Komunikasi lewat telepon lancar kok. Kalaupun bicara, hanya sebatas pekerjaan dan kesehatannya saja. Susah juga untuk bicara dari hati ke hati, karena Bams sekarang sudah dewasa," kata Johan yang sedang sibuk mengurusi soal energi biodiesel ini.

Menurutnya, Bams yang dilahirkan pada tahun 1981 dan memiliki nama Karo Bambang Reguna Bukit itu memang anak kandungnya yang pertama. Bams punya adik lelaki Prianka Regana Bukit yang kini belajar di Kanada.

Tiga tahun setelah Bams lahir, Johan memutuskan bekerja di Kanada. Sepulangnya ke Jakarta, pada tahun 1990, Johan dan Desiree Tarigan (ibu kandung Bams) bercerai dengan alasan ketidakcocokan satu sama lain.

Sekitar 1997, Desiree memutuskan menikah dengan Hotma Sitompul, pengacara yang juga teman dekat Johan. Bams kemudian diasuh oleh Desiree Tarigan dan Mulya Tarigan, kakek Bams, termasuk tinggal bersama Hotma Sitompul.

"Otomatis, nama Bams berubah menjadi Bambang Sitompul, karena dia ikut ibunya dan ayahnya yang baru," terang Johan yang akhirnya juga menikah dengan perempuan bernama Tina dan dikaruniai dua orang anak.

Sebagai ayah kandungnya, meskipun Bams sekarang sudah tenar dan bisa mencari uang sendiri, dirinya mengaku tetap memberinya nafkah. Berkali-kali Johan menegaskan, kalau dirinya tidak ingin kehilangan Bams, bukan lantaran Bams sekarang populer di kalangan anak-anak muda dan banyak penggemarnya.

"Namanya juga ayah, harus tetap baik dong dengan anak," kata Johan yang sempat memperlihatkan foto-foto masa lalunya berduaan dengan Bams, terutama saat Bams masih kecil dan gemuk.

"Saat SMP, berat badan Bams pernah sampai 100 kg gara-gara frustasi bertengkar dengan ibunya yang tidak memperbolehkannya bermain musik," ujar Johan. Sejak dilahirkan, lanjut Johan, Bams hidup dengan lingkungan yang baik. Sayangnya, dirinya dan Desiree harus berpisah.

"Sampai kapanpun saya bangga sekaligus takut dengan prestasi Bams saat ini. Dia sudah punya uang banyak, teman-temannya juga banyak, bagaimana nanti kalau dia tidak ngetop lagi," kata Johan seraya berpesan pada Bams agar dapat mengambil keputusan yang arif dan bijaksana demi karier dan masa depannya.( warkot/kcm/Cn08 )

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission