Nasional
Jumat, 09 Juni 2006 : 19.29 WIB
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Polri Akan Tangkap Anggota Ormas yang Anarkis
Jakarta, CyberNews. Wakil Divisi Humas Polri Brigjen Anton Bachrul Alam menegaskan polisi akan menangkap dan memproses hukum terhadap anggota organisasi masyarakat (ormas) yang bertindak anarkis dan meresahkan masyarakat.

''Sikap Polisi sudah jelas, sebagai lembaga penegak hukum akan menangkap dan memproses hukum terhadap siapa saja termasuk anggota ormas yang melakukan tindak kejahatan,'' kata Anton kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (9/6).

Menurut Anton, selama ini polisi selalu mengingatkan sejumlah ormas supaya tidak melakukan anarkisme sehingga masyarakat tidak merasa dirugikan. ''Kita sudah mengingatkan sebelumnya, tapi kalau anggota ormas itu tetap bertindak anarkis ya kita tangkap,'' katanya.

Anton menolak tudingan bahwa polisi tidak tegas dalam menindak anggota ormas yang anarkis. ''Polisi justru tegas, siapa bilang kami tidak menindak pelaku tindak kejahatan. Siapa pun baik perorangan maupun anggota ormas kalau bertindak kejahatan, kita tangkap dan proses hukum,'' kata mantan Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) itu.

Namun, Anton mengaku Polri tidak bisa membubarkan ormas karena hal itu merupakan wewenang pemerintah dan DPR. ''Kalau anggota yang anarkis itu bisa kita tangkap,'' tegasnya.

Sebelumnya, Polri akan berkonsultasi dengan DPR menyusul desakan masyarakat yang meminta Polri supaya membubarkan Front Pembela Islam (FPI) pimpinan Habib Rizieq. ''Polri tidak bisa begitu saja membubarkan sebuah organisasi karena harus ada dasar hukumnya. Untuk itu, Polri akan berkonsultasi dengan DPR,'' kata Anton.

Menurut Anton, jika sebuah organisasi itu dibubarkan harus ada alasan hukumnya sehingga Polri tidak disalahkan ketika bertindak. ''Polri dalam bertindak harus ada dasar hukumnya, misalnya seperti pembubaran PKI harus ada perintah Presiden baru Polri bisa melaksanakannya,'' jelasnya.

( miol/cn09 )

Berita Terkini
Senin, 18 Februari 2008 : 19.36 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.25 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.18 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.10 WIB - Daerah Aktual
Diduga Kuota Haji Habis
Warga Luar Jawa Cari KTP Magelang
Senin, 18 Februari 2008 : 18.54 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 18.32 WIB - Ekonomi Aktual

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission