![]() |
|
|
||||||||||||||||
|
|
FPI Bandung Bakar Playboy
Tak hanya itu, mereka juga coba menggalang dukungan masyarakat yang kontra. Untuk itu, mereka mendirikan sebuah posko. Kertas bertuliskan “Posko Pendaftaran Relawan Menggayang Playboy” ditempelkan pada bagian meja yang mereka bawa dengan lembaran-lembaran formulir plus pulpennya di bagian atasnya. “Kami akan mendatangi banyak tempat untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang tidak setuju terhadap Playboy untuk bergabung dalam gerakan ini. Kita siap untuk menggayang,” kata koordinator aksi, Asep Syarifuddin. Sebelum “Playboy” dibakar, Asep Syarifuddin sempat memperlihatkan gambar-gambar di bagian-bagian dalam majalah tersebut. “Ini porno!” katanya berulang-ulang sambil menunjuk satu halaman Playboy. Tak lama setelah itu, massa lainnya kemudian berteriak, “Bakar! Bakar!”. Si jago merah pun melalap sampul majalah itu yang memang didominasi warna merah. Belum cukup, massa kemudian menginjak-injaknya sebagai bentuk ketidakpuasannya atas penerbitan majalah tersebut. Mereka juga berniat melakukan sweeping. ( setiady dwie/cn09 )
|
|||||||||||||||
| Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission |