![]() |
|
|
||||||||||||||
|
|
Indonesia Ikut Peragaan Busana Pengantin di
Selandia Baru
Wellington, CyberNews. Sejumlah warga
Indonesia yang tinggal di Christchurch, New Zealand mengikuti Flower &
Romance Festival. Acara tahunan ini digelar di alun-alun kota Christchurch
(victoria Square).
Christchurch, adalah kota yang terletak sekitar 800 km dari ibukota Wellington. Setiap tahun pada musim panas, kota ini menggelar acara Flower & Romance Festival. Guna meramaikan festival tersebut untuk pertama kalinya diadakan peragaan busana pengantin tradisional "Global Wedding Vaganza 2006. Acara ini diikuti oleh beberapa negara antara lain Indonesia, Rusia, Thailand, Skotlandia, Samoa, India, Fiji, Korea dan tuan rumah Selandia Baru dengan menampilkan busana pengantin Maori (suku asli Selbar). Indonesia yang diwakili oleh komunitas Indonesia di Christchurch di bawah koordinator Anna McArthur dan didukung oleh KBRI Wellington menyajikan peragaan busana pengantin gaya Surakarta Basahan berwarna biru dan Pasewakan berwarna hitam berprada emas. Festival yang diselenggarakan oleh Crown Limousine NZ, perusahaan jasa transportasi mobil Limousine di Christchurch tersebut, dimulai dari pukul 10 pagi hingga pukul 17.00 waktu setempat, mendapat sambutan meriah masyarakat Christchurch. Selain peragaan busana pengantin, ditampilkan pula pagelaran tari, dan stand busana termasuk perlengkapan pengantin. "Pada kesempatan tersebut komunitas masyarakat Indonesia juga menjajakan makanan kecil khas Indonesia antara lain nasi kuning, risoles, es teler, dan sate yang langsung diserbu pembeli dan terjual habis sebelum festival selesai," ujar Budi S. Putra, Director of Padhang Moncar Group, dalam siaran persnya kepada SM CyberNews, Kamis (2/2). Dihadapan sekitar 2000 pengunjung termasuk Walikota Christchurch, putra-putri Indonesia unjuk kebolehan memeragakan busana pengantian Jawa yang diiringi oleh alunan merdu gamelan Jawa. Sebelum peragaan busana dilaksanakan, ditampilkan sepasang penganten yang baru mengucapkan sumpah janji pernikahan di "Avon River", sebuah sungai yang berada di sekitar lokasi festival dimaksudkan untuk menarik calon pengantin lain untuk memilih Christchurch sebagai Wedding destination. "Penampilan tim Indonesia mendapat sambutan meriah pengunjung dan memuji
busana Indonesia sebagai busana pengantin yang terbaik dalam festival
tersebut. Seusai peragaan, pengunjung diberikan kesempatan untuk melihat
secara dekat busana pengantin Indonesia, dijelaskan detail busana
pengantindan pengunjung berebut untuk photo bersama," ujar Secretary of
Indonesian Association Wellington ini.( mh habieb shaleh/Cn08 )
|
|||||||||||||
| Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission |