![]() |
|
|
||||||||||||||
|
|
Tebing Retak 85 Meter, 15 Rumah di Keling
Terancam
Jepara, CyberNews. Sebanyak lima belas rumah di terancam terkena
longsoran tebing di Desa Sumberrejo, Kecamatan Keling, sekitar 55 km arah
timur laut dari kota Jepara. Retakan selebar 15 cm sepajang 85 m
dikhawatirkan akan semakin lebar, dan berlanjut dengan longsor jika hujan
deras kembali mengguyur.
''Pemkab sudah menyampaikan imbauan agar warga yang tinggal di bawah tebing untuk pindah dulu. Sebab, sangat riskan jika sewaktu-waktu hujan deras datang, tebing akan longsor. Kejadian tebing longsong di beberapa tempat di Kecamatan Nalumsari dan Mayong harus menjadi pelajaran agar semakin meningkatkan kepaswadaan,'' ujar Istono SH MM, Kabid Perlindungan Masyarakat Bakesbanglinsos Kabupaten Jepara, Kamis (2/3). Istono mengungkapkan, ada 15 rumah yang berada di bawah tebing --di desa yang berbatasan dengan Kecamatan Puncel, Kabupaten Pati itu. Desa sumberrejo yang dipimpin Petinggi Ghazali, semula masuk dalam Desa Jugo. Setelah ada pemisahan, bagian selatan tetap bernama Desa Jugo, dan bagian utara menggunakan nama Summberrejo. Ghazali yang semula menjadi kepala Desa Jugo, memilih menjadi pimpinan desa baru di sebelah utara--tempat ia tinggal bersama keluarga. Hujan deras dan angin kencang yang terjadi baru-baru ini, kata Istono, telah menimbulkan tanah longsor, dan menghancurkan sejumlah bangunan. Di Kecamatan Nalumsari, ada beberapa desa, yang mengalami kerusakan, Desa Bategede, Ngetuk, Tritis, serta dua desa yang terendam banjir Blimbingrejo dan Dorang. Kerusakan di Desa Bategede, antara lain, Bendungjoyo di Dukuh Tolaksoro hancur total, terbawa arus banjir. Di Dukuh Dung Dowo, sebuah gudang milik H Trisno yangdijadikan tempat menyimpat peralatan musik rebana 3 set, disel , dan alat pertukangan, serta jalan putus sepanjang 30 meter. Di Desa Ngetuk, Jembatan dukuh Kaligede pondasinya tergerus arus. jalan longsor panjang 7 m, lebar 3 meter, tinggi 4 meter. i Dukuh Gelatk Watu, jembatan gantung hanyut. Tiang penyangga jembatan ikut terkikis. Di Desa Tritis, di Dukuh Ledok, pondasi jembatan terkikis, ruas jalan yang di ujung jembatan (opritan) longsor. Kerusakan itu akibat hanyutnya rumpun bambu. Kerusakan di Dukuh Tumut, Desa Bungu, Kecamatan Mayong, tebing longsor menghantam bagian belakang rumah penduduk. Ada dua rumah temboknya retak. Jembatan di Dukuh Gerit rusak parah. Sebuah mushola bagian belakang terkena tebing longsor, selain itu ada enam rumah yang bernasib serupa. Kepala DPU Ir Sholih MM yang ikut memantau ke desa-desa yang mengalami kerusakan, belum bisa memperkirakan nilai kerugian. Sejumlah bangunan seperti bendung dan jembatan, jalan dibangun dari APBD Kabupaten Jepara. Bupati Jepara Drs Hendro Martojo MM, didampingi sejumlah pejabat, beberapa waktu lalu meninjau desa-desa yang mengalami kerusakan, tanah longsor dana banjir. ( sukardi/cn05 )
|
|||||||||||||
| Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission |