Daerah
Senin, 02 Januari 2006 : 17.18 WIB
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Kambing Purbalingga Diminati Artis Ibukota
NAIK TRUK: Ratusan kambing dari Desa/Kecamatan Karanganyar, Purbalingga dibawa ke Jakarta naik truk, Senin (2/1). (SM CyberNews/Arief Noegroho)
Purbalingga, CyberNews. Sejumlah artis ibukota ternyata menyukai kambing kurban dari Purbalingga. Dibandingkan dari daerah lain, kambing Purbalingga mempunyai ciri khas. ''Artis suka kambing yang jogrog, yaitu agak tinggi, kurus, dan rambut berdiri. Mungkin ibarat manusia, kambing yang disukai adalah yang tinggi semampai,'' kata Mustofa, Senin (2/1).

Mustofa adalah seorang dari 34 warga Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar yang menjadi pedagang kambing kurban di Jakarta. Mustofa menggeluti usaha dagang kambing menjelang Idul Adha di ibukota sejak 1983. Selama kurun waktu itu sudah banyak artis yang membeli kambingnya, termasuk Rano Karno dan keluarganya.

''Saya membuka usaha di kawasan Jembatan Merah, Tebet, dan Cilandak. Yang dagang hewan kurban dari Purbalingga tidak hanya dari Kecamatan Karanganyar, tetapi juga Kaligondang dan Karangreja. Namun yang paling banyak dagangan maupun pedagangnya ya hanya sini,'' ujar Mustofa yang juga Kepala Desa Karanganyar itu.

Karena lama dagang kambing, Mustofa kini sudah paham selera orang Jakarta. Dia pun sudah mempunyai banyak pelanggan. Karena itu setiap kali kembali ke ibukota dia membawa berbagai jenis kambing yang bisa dipilih pelanggannya. ''Jika ada kambing tidak laku, saya jual ke rumah potong di Jakarta,'' kata bapak satu anak itu.

Keberhasilan Mustofa yang menjadi pedagang hewan kurban musiman menarik minat tetangganya yang juga merantau di Jakarta. Mereka yang semula hanya dagang kasur, setiap menjelang Idul Qurban jadi pedagang kambing dan sapi. Dampaknya menjelang kurban, suasana Desa Karanganyar mirip peternakan kambing dan sapi.

Bagi pedagang musiman itu, membeli ternak bukan hal yang mudah. Apalagi mereka bukan pedagang besar. Karena itu mereka mengajukan pinjaman ke PD BPR BKK Karanganyar Rp 20 juta-Rp 50 juta per orang dengan tempo pembayaran 1 bulan. Jumlah pinjaman untuk modal beli kambing dan sapi pada tahun ini hampir mencapai Rp 1 miliar.

( Arief Noegroho/Cn08 )

Berita Terkini
Senin, 18 Februari 2008 : 19.36 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.25 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.18 WIB - Ekonomi Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 19.10 WIB - Daerah Aktual
Diduga Kuota Haji Habis
Warga Luar Jawa Cari KTP Magelang
Senin, 18 Februari 2008 : 18.54 WIB - Nasional Aktual Senin, 18 Februari 2008 : 18.32 WIB - Ekonomi Aktual

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission