|
print
23/12/2008 23:53 wib - Nasional Aktual
Pilgub Jatim Putaran III Dijaga 3.000 Polisi
Surabaya, CyberNews. Sebanyak 3.000 polisi diterjunkan ke Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan untuk mengamankan jalannya Pilgub Jatim putaran III di ketiga daerah tersebut. Hal itu dikatakan Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Sugiono kepada wartawan di Surabaya, Selasa (23/12). Kondisi pasukan polisi sebanyak itu dalam posisi stand by.
Mereka setiap saat siap digerakkan ke Madura untuk mengamankan jalannya penghitungan ulang di Pamekasan dan pencoblosan ulang di Bangkalan dan Sampang.
Berdasar putusan KPU Pusat, penghitungan ulang di Pemakasan bakal digelar pada 28 Desember 2008. Sedangkan pencoblosan ulang di Bangkalan dan Sampang dihelat pada 21 Januari 2009.
Uniknya, sampai sekarang belum ada kepastian mengenai kapan kucuran anggaran untuk menggelar penghitungan suara ulang dan coblosan ulang tersebut. Secara keseluruhan nilai anggaran yang dibutuhkan untuk menggelar Pilgub putaran III sebesar Rp 14,5 miliar. Jumlah polisi sebanyak 3.000 personil itu hanya dari Polda Jatim.
"Pengamanan Pilgub putaran III di Madura sudah siap. Kita menyiapkan sebanyak 3.000 pasukan," tegas Sugiono.
Dia menambahkan, polisi yang ditugaskan ke Madura telah dibekali dengan berbagai keterampilan dalam membubarkan massa dan mengatasi keadaan konflik. Sugiono menyatakan bahwa dari 3.000 personel pasukan yang disiagakan ke Madura merupakan gabungan dari Polwil Madura dan Polda Jatim.
Secara rinci, Sugiono menjelaskan pasukan pengamanan Madura tersebut terdiri dari 720 personel Polwil Madura dan 2.280 personel dari jajaran Polda Jatim. Peningkatan pengamanan Pulau Madura terkait Pilgub putaran III dilakukan penjelang penghitungan ulang di Pamekasan.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Jatim, Setia Purwaka menyatakan, pihaknya menunggu kepastian payung hukum terkait alokasi anggaran untuk Pilgub putaran III. "Kita semua kan maunya aman. Jadi, tak mungkin anggaran itu kita kucurkan tapi payung hukumnya belum jelas," katanya kepada wartawan di Surabaya.
Dia belum bisa memastikan rencana pelaksanaan penghitungan suara ulang di Pamekasan pada 28 Desember nanti. "Kami menunggu payung hukum dari Departemen Dalam Negeri (Depdagri). Kami tak akan jalan sebelum ada payung hukum. Kami dan DPRD juga ingin aman," tambahnya.
Sejauh perkiraan Setia Purwaka, payung hukum anggaran Pilgub putaran III bakal turun pada minggu ini. "Nggak mungkin molor lah," tukasnya. (Ainur Rohim /CN09)
|